Kadis DLH Bandar Lampung Bungkam, Rp30,9 Miliar Disorot di Balik Armada “Bangkai Berjalan”

Minggu, 26 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung – MediaViral.net

Sorotan terhadap Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandar Lampung semakin tajam. Di tengah polemik armada pengangkut sampah yang beroperasi dalam kondisi memprihatinkan, pimpinan DLH justru memilih bungkam saat dikonfirmasi.

Hingga berita ini diterbitkan, Pelaksana Harian Kepala DLH Kota Bandar Lampung, Budi Ardiyanto, belum memberikan klarifikasi terkait penggunaan anggaran sebesar Rp30,9 miliar pada Tahun Anggaran 2026. Sikap diam tersebut memicu tanda tanya sekaligus kecurigaan publik.

banner 600x600

Di lapangan, kondisi armada yang masih dioperasikan jauh dari kata layak. Sejumlah dump truck tampak rusak parah, dengan bodi keropos, bak berlubang, hingga rangka miring. Kendaraan yang seharusnya sudah tidak beroperasi justru tetap dipaksakan turun ke jalan.

Kondisi ini dinilai bukan hanya mencerminkan buruknya pengelolaan, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat.

Baca Juga :  Oknum Dishub OKI Hubungi Jurnalis Tengah Malam, Desak Ungkap Sumber – Praktisi Hukum: Langgar Etika dan Intimidatif

“Ini bukan sekadar soal sampah, tapi soal keselamatan. Kalau sampai bagian kendaraan itu lepas, bisa membahayakan pengguna jalan lain,” ujar seorang warga, Selasa (21/04/2026).

Di sisi lain, dokumen Rencana Umum Pengadaan (RUP) mencatat anggaran sebesar Rp30,9 miliar untuk pengadaan kendaraan dan alat berat DLH. Rinciannya, Rp28,15 miliar dialokasikan untuk dump truck dan kendaraan khusus, serta Rp2,75 miliar untuk kendaraan pick up melalui skema e-purchasing.

Pengadaan tersebut mencakup berbagai armada dan alat berat, seperti excavator long arm, excavator mini, dump truck, hingga truk armroll. Namun, realisasi di lapangan justru menunjukkan ketimpangan antara anggaran dan kondisi yang ada.

Baca Juga :  Kapolres Lampung Utara Pimpin Pengamanan Aksi Damai PC HMI di Kantor DPRD

Armada lama yang diduga telah melewati batas usia teknis masih terus dioperasikan tanpa peremajaan yang terlihat signifikan. Hal ini memunculkan dugaan lemahnya pengawasan serta potensi ketidaktepatan dalam penggunaan anggaran.

Dalam konteks keselamatan publik, kondisi ini tidak dapat diabaikan. Regulasi mengharuskan setiap kendaraan operasional memenuhi standar kelayakan teknis. Jika kendaraan dalam kondisi rusak tetap digunakan, maka risiko kecelakaan menjadi ancaman nyata.

Namun hingga kini, belum ada penjelasan resmi maupun langkah konkret dari pihak DLH kepada masyarakat.

Sikap bungkam di tengah sorotan publik justru memperkuat persepsi negatif. Transparansi yang seharusnya menjadi kewajiban kini berubah menjadi tanda tanya besar yang belum terjawab. (mediaviral.net)

banner 600x600

Berita Terkait

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu
Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain
PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi
Mengapa Bungkam? Dugaan Tertutupnya Informasi Dana BOS SDN 1 Hantatai Seret Disdikbud Lampung Barat dalam Sorotan
AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot
Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026
SD Negeri 02 Bumi Nabung Disorot Warga, Kondisi Gedung Memprihatinkan dan Membahayakan Siswa
Transparansi APBG Dipertanyakan, Warga Cot U Sibak Desak Audit Inspektorat atas Pengelolaan Sejak 2018

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:33 WIB

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:28 WIB

Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:24 WIB

PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:07 WIB

AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:02 WIB

Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026

Berita Terbaru