Kapolres Lamandau Pimpin Langsung Press Rillis Ops Peti Telabang dan Ops Patuh Telabang 2024 di Joglo Polres Lamandau

Jumat, 2 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMANDAU/KALTENG, MEDIA-VIRAL.ID

Dengan berakhirnya Operasi Peti Telabang 2024 dan Opreasi Patuh Telabang 2024, Polres Lamandau gelar Press Release di Joglo Polres lamandau, Jumat (2/8/24).

Press Release dipimpin oleh Kapolres lamandau Akbp Bronto Budiyono diikuti oleh Kabag Ops Akp Muhammad Nasir, S.H.M.H, Kasat Reskrim Akp Eka Palti Arie Putra Hutagaol, S.I.K. dan Kbo Lantas Iptu Eka Zulfikar dan dihadiri sejumlah awak media.

banner 600x600

Kapolres mengatakan Press Release Hasil pelaksanaan Operasi Peti Telabang 2024 Sat Reskrim berhasil mengungkap Pertambangan emas yang diduga illegal terdapat 3 (tiga) tempat pertambangan dan mengamankan 3 orang dan telah ditetapkan menjadi tersangka dengan inisial (AK), barang bukti emas dengan berat kotor 3,09 gram, (UI) barang bukti emas dengan berat kotor 4,37 gram, (AA) barang bukti emas dengan berat kotor 2,15 gram.

Baca Juga :  Menyambut Hari Bhayangkara ke-78, Polres Kobar Ikuti Vicon Bersama Kapolri Terkait Bansos Serentak

Selain itu barang bukti yang diamankan, alat untuk menambang, juga turut diamankan yakni 1 (satu) Rol Selang Kompresor; 8 (delapan) lembar Karpet Hitam,1 (satu) buah Jongkok Katok,1 (Satu) unit NS-50 Merk YSK Yasuka,1 (satu) Unit Compresor Shark,1 (satu) Buah Potongan Drum Penampung,1 (satu) buah spiral Biru.

Kapolres menyampaikan, dalam Operasi Patuh Telabang 2024 berjalan dengan lancar dan Selama kegiatan ini berlangsung angka kecelakaan Lalu Lintas Juga Menurun Drastis dan dalam kegiatan ini Sat lantas juga mengedepankan Support System seperti jumpa pers dengan komunitas Sepeda,Sepeda Motor maupun mobil guna menerima saran dan masukkan demi Kamseltibcarlantas.

Baca Juga :  AJP Ultimatum BPK: Bongkar Dugaan Skandal Anggaran Lampung Barat atau Kepercayaan Publik Tergerus

dengan adanya kegiatan ini diharapkan Masyarakat dapat semakin tertib dalam berlalu lintas agar terciptanya kamseltibcarlantas di wilayah.

Setelah kegiatan dilanjutkan dengan Pemberian Penghargaan kepada Kapolres lamandau berupa “Piagam Penghargaan Peduli Pers” yang diserahkan langsung oleh Ketua PWI Lamandau Hendi Nurfalah. Laila (media-viral.id)

banner 600x600

Berita Terkait

“Rp450 Juta atau Dideportasi!” – Skandal Dugaan Pemerasan Oknum Imigrasi Yogya Gegerkan Publik, Investor Asing Diperlakukan Bak ‘ATM Berjalan’
Baru Dua Hari Menjabat, Kadis Pendidikan Kota Bengkulu Langsung “Tancap Gas” Benahi Dunia Pendidikan
Baru Dua Hari Menjabat, Kadis Pendidikan Kota Bengkulu Langsung “Tancap Gas” Benahi Dunia Pendidikan
“Bau Pembungkaman Pers?” LSM Libra Indonesia Ancam Wartawan, Redaksi Pewarta: Jangan Gunakan Hukum untuk Bungkam Kritik!
AJP Pertanyakan Kelanjutan Laporan Dugaan Korupsi DPRD Lampung Barat, Publik Menunggu Ketegasan Kejaksaan
Skandal Renovasi Bendungan Air Alas? Diduga Gunakan Material Sungai Tanpa Transparansi
Skandal Memalukan! Oknum Pegawai Rutan Diduga Terlibat Upaya Penyelundupan Sabu ke Dalam Lapas Kotabumi, 40 Paket Narkoba Digagalkan
BMKG Waspadai “Godzilla El Niño” 2026: Ancaman Kemarau Ekstrem Mengintai, Polda Lampung Minta Warga Siaga Penuh!

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 12:49 WIB

“Rp450 Juta atau Dideportasi!” – Skandal Dugaan Pemerasan Oknum Imigrasi Yogya Gegerkan Publik, Investor Asing Diperlakukan Bak ‘ATM Berjalan’

Kamis, 16 April 2026 - 12:43 WIB

Baru Dua Hari Menjabat, Kadis Pendidikan Kota Bengkulu Langsung “Tancap Gas” Benahi Dunia Pendidikan

Kamis, 16 April 2026 - 11:45 WIB

Baru Dua Hari Menjabat, Kadis Pendidikan Kota Bengkulu Langsung “Tancap Gas” Benahi Dunia Pendidikan

Kamis, 16 April 2026 - 00:17 WIB

“Bau Pembungkaman Pers?” LSM Libra Indonesia Ancam Wartawan, Redaksi Pewarta: Jangan Gunakan Hukum untuk Bungkam Kritik!

Rabu, 15 April 2026 - 19:28 WIB

AJP Pertanyakan Kelanjutan Laporan Dugaan Korupsi DPRD Lampung Barat, Publik Menunggu Ketegasan Kejaksaan

Berita Terbaru