Skandal Jembatan Rp16 Miliar di Seluma Bengkulu: Baru Diresmikan, Kini Ambruk

Selasa, 7 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bengkulu, 7 April 2026 – MediaViral.net

Jembatan Air Matan di Desa Pasar Seluma, Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu, menjadi sorotan setelah dilaporkan ambruk akibat diterjang banjir menyusul hujan deras. Ironisnya, jembatan tersebut baru diresmikan beberapa bulan lalu.

Proyek yang menelan anggaran sekitar Rp16 miliar ini sebelumnya diresmikan oleh Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan. Namun kini, keberadaannya justru memicu tanda tanya besar di tengah masyarakat terkait kualitas pembangunan.

banner 600x600

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari berbagai postingan netizen, sebelum ambruk jembatan tersebut sudah menunjukkan tanda-tanda kerusakan. Pagar tembok dilaporkan mengalami retak, sementara bagian lantai jembatan disebut jebol.

Baca Juga :  Rayakan HUT ke-27, Kabupaten Way Kanan Gelar Jalan Sehat Bertabur Hadiah Mewah

Bahkan, muncul dugaan bahwa konstruksi lantai tidak menggunakan besi tulangan sebagaimana mestinya, melainkan hanya cor semen. Jika hal ini benar, maka patut diduga bahwa pembangunan tidak sesuai dengan spesifikasi teknis yang seharusnya.

Sejumlah warga menyampaikan kekecewaan mereka. Menurut mereka, dengan anggaran yang besar, jembatan seharusnya dibangun dengan kualitas yang baik dan mampu bertahan dalam kondisi cuaca ekstrem.

Hujan deras dan banjir memang menjadi faktor pemicu ambruknya jembatan. Namun demikian, publik menilai bahwa infrastruktur dengan nilai anggaran miliaran rupiah seharusnya dirancang untuk menghadapi kondisi tersebut.

Baca Juga :  Diduga Masalah Asmara Dengan Kekasih, Seorang Pemuda di Kumai Nekat Mengakhiri Hidupnya

Masyarakat kini mendesak agar pihak berwenang, termasuk Kejaksaan Tinggi Bengkulu dan aparat penegak hukum, segera melakukan audit terhadap proyek tersebut. Mereka berharap jika ditemukan adanya dugaan pelanggaran atau penyimpangan, maka dapat diproses sesuai hukum yang berlaku di Indonesia.

Peristiwa ini menjadi perhatian serius dan diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dalam pelaksanaan proyek infrastruktur ke depan agar lebih mengedepankan kualitas dan keselamatan masyarakat.

Reporter: Ujang Mahmudin
MediaViral.net

banner 600x600

Berita Terkait

“Rp450 Juta atau Dideportasi!” – Skandal Dugaan Pemerasan Oknum Imigrasi Yogya Gegerkan Publik, Investor Asing Diperlakukan Bak ‘ATM Berjalan’
Baru Dua Hari Menjabat, Kadis Pendidikan Kota Bengkulu Langsung “Tancap Gas” Benahi Dunia Pendidikan
Baru Dua Hari Menjabat, Kadis Pendidikan Kota Bengkulu Langsung “Tancap Gas” Benahi Dunia Pendidikan
“Bau Pembungkaman Pers?” LSM Libra Indonesia Ancam Wartawan, Redaksi Pewarta: Jangan Gunakan Hukum untuk Bungkam Kritik!
AJP Pertanyakan Kelanjutan Laporan Dugaan Korupsi DPRD Lampung Barat, Publik Menunggu Ketegasan Kejaksaan
Skandal Renovasi Bendungan Air Alas? Diduga Gunakan Material Sungai Tanpa Transparansi
Skandal Memalukan! Oknum Pegawai Rutan Diduga Terlibat Upaya Penyelundupan Sabu ke Dalam Lapas Kotabumi, 40 Paket Narkoba Digagalkan
BMKG Waspadai “Godzilla El Niño” 2026: Ancaman Kemarau Ekstrem Mengintai, Polda Lampung Minta Warga Siaga Penuh!

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 12:49 WIB

“Rp450 Juta atau Dideportasi!” – Skandal Dugaan Pemerasan Oknum Imigrasi Yogya Gegerkan Publik, Investor Asing Diperlakukan Bak ‘ATM Berjalan’

Kamis, 16 April 2026 - 12:43 WIB

Baru Dua Hari Menjabat, Kadis Pendidikan Kota Bengkulu Langsung “Tancap Gas” Benahi Dunia Pendidikan

Kamis, 16 April 2026 - 11:45 WIB

Baru Dua Hari Menjabat, Kadis Pendidikan Kota Bengkulu Langsung “Tancap Gas” Benahi Dunia Pendidikan

Kamis, 16 April 2026 - 00:17 WIB

“Bau Pembungkaman Pers?” LSM Libra Indonesia Ancam Wartawan, Redaksi Pewarta: Jangan Gunakan Hukum untuk Bungkam Kritik!

Rabu, 15 April 2026 - 19:28 WIB

AJP Pertanyakan Kelanjutan Laporan Dugaan Korupsi DPRD Lampung Barat, Publik Menunggu Ketegasan Kejaksaan

Berita Terbaru