Kayuagung, OKI, Sumatera Selatan — MediaViral.net
Dugaan alih fungsi lahan parkir di kawasan Pasar Shopping Kayuagung yang berubah menjadi lapak dagangan kembali menuai sorotan publik. Lahan yang semestinya digunakan untuk parkir tersebut diduga diperjualbelikan oleh oknum di lingkungan Dinas Perhubungan bersama pengelola lama, dengan nilai mencapai Rp45 juta.
Masyarakat mendesak pemerintah daerah untuk segera mengambil langkah tegas terhadap dugaan praktik jual beli lapak, baik konter maupun pedagang pakaian, yang dinilai tidak sesuai aturan dan tidak memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Informasinya sudah sampai ke internal Pemda, tapi sampai sekarang belum ada tindakan nyata dari Sekretaris Daerah maupun Dinas Perdagangan,” ujar salah seorang warga.
Sorotan publik tidak hanya tertuju pada dugaan transaksi ilegal tersebut, tetapi juga pada perubahan fungsi lahan parkir yang dinilai merugikan kepentingan umum. Warga menilai pemerintah perlu memberikan penjelasan terbuka sekaligus menindak pihak-pihak yang terlibat apabila terbukti melanggar.
Di sisi lain, masyarakat juga mengeluhkan kondisi sosial di sekitar pasar. Sejumlah anak jalanan yang kerap disebut “anak punk” dilaporkan sering berkumpul dan bermalam di area depan pasar. Warga mengaku resah karena sebagian dari mereka berada dalam kondisi rentan dan membutuhkan penanganan yang lebih serius.
“Mereka sering terlihat berkelompok di sana. Kondisinya memprihatinkan dan perlu penanganan, bukan sekadar dibiarkan,” kata warga lainnya.
Publik berharap pemerintah tidak hanya fokus pada penertiban lapak yang diduga ilegal, tetapi juga menghadirkan solusi sosial bagi kelompok rentan tersebut melalui pembinaan dan pendampingan yang tepat.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Sekretaris Daerah Kabupaten Ogan Komering Ilir maupun Dinas Perdagangan terkait dugaan penjualan lahan parkir serta penanganan kondisi di sekitar Pasar Shopping Kayuagung. Perkembangan lebih lanjut masih terus dinantikan publik. (mediaviral.net)










