Inspektorat OKI Beri Atensi Proyek Lapangan Tenis Rp500 Juta yang Dinilai Boros dan Minim Manfaat

Senin, 20 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OKI, Sumatera Selatan – MediaViral.net

Dugaan pemborosan anggaran pada proyek rehabilitasi lapangan tenis tahun anggaran 2025 senilai hampir Rp500 juta kembali menjadi sorotan publik. Sejumlah pihak menilai proyek tersebut tidak memberikan dampak signifikan bagi masyarakat, sehingga memunculkan kritik terhadap efektivitas penggunaan anggaran.

Menanggapi isu yang mencuat, Kepala Inspektorat OKI, Syafaruddin, melalui Kepala Bidang Irban IV Investigasi, Andika, memberikan respons atas perhatian terhadap kasus tersebut. Dalam pesan WhatsApp yang dikirim pada Senin (20/4/2026), pihaknya merespons dengan emoji “jempol” sebagai tanda bahwa laporan tersebut telah diterima dan menjadi perhatian.

banner 600x600
Baca Juga :  Transparansi APBG Dipertanyakan, Warga Cot U Sibak Desak Audit Inspektorat atas Pengelolaan Sejak 2018

Meski demikian, masyarakat berharap respons tersebut tidak berhenti pada sekadar simbol, melainkan diikuti langkah konkret berupa penelusuran dan tindakan tegas jika ditemukan adanya penyimpangan.

“Diharapkan tidak sampai muncul asumsi di tengah publik bahwa Inspektorat OKI hanya menjadi lembaga yang sekadar menghabiskan anggaran tanpa memberikan manfaat nyata bagi publik,” ujar Deni S saat dimintai tanggapan terkait evaluasi kinerja Inspektorat dalam menangani berbagai dugaan kasus di OKI.

Baca Juga :  Penuh Haru, Letkol Cpn I Putu Arry Pamit: Sinergi dan Kekeluargaan di Way Kanan Begitu Luar Biasa

Hingga saat ini, pihak Inspektorat belum menyampaikan secara rinci langkah-langkah investigasi yang akan dilakukan terhadap proyek rehabilitasi lapangan tenis tersebut. Publik pun menunggu kejelasan tindak lanjut guna memastikan akuntabilitas penggunaan anggaran daerah. (mediaviral.net)

banner 600x600

Berita Terkait

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu
Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain
PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi
Mengapa Bungkam? Dugaan Tertutupnya Informasi Dana BOS SDN 1 Hantatai Seret Disdikbud Lampung Barat dalam Sorotan
AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot
Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026
SD Negeri 02 Bumi Nabung Disorot Warga, Kondisi Gedung Memprihatinkan dan Membahayakan Siswa
Transparansi APBG Dipertanyakan, Warga Cot U Sibak Desak Audit Inspektorat atas Pengelolaan Sejak 2018

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:33 WIB

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:28 WIB

Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:24 WIB

PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:07 WIB

AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:02 WIB

Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026

Berita Terbaru