Pulang Kampung, Dosen IPB Bekali Petani Kopi Ponorogo Terkait Peningkatan Mutu

Minggu, 13 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ponorogo/Jawa Timur, mediaviral.net

Hampir semua orang saat ini membutuhkan minuman kopi. Era sekarang kopi merupakan komoditas yang banyak di cari orang salah satunya kopi dari Ponorogo.

Saat ini banyak petani di Bumi Reog yang mulai menekuni komoditas kopi ini. Besarnya peluang bisnis komoditi kopi membuat pasar persaingan diantara produsen semakin ketat dan kompetitif.

banner 600x600

Semua produsen yang menjadikan kopi sebagai bahan baku utama industri memerlukan sistem penjaminan mutu. Semakin tinggi persaingan antar produsen maka semakin tinggi tuntutan konsumen akan mutu produk yang konsisten .

Guna meningkatkan mutu dan standarisasi proses pengolahan kopi di Ponorogo para petani mendapat kesempatan mengikuti acara Pelatihan dan bimbingan yang diadakan para dosen Institut Pertanian Bogor (IPB) dalam rangka kegiatan Pengabdian Dosen Pulang Kampung di Kabupaten Ponorogo tahun 2025.

Menurut Ketua Team Pengabdian Dosen pulang kampung dari IPB Bogor, Dr. Tjahja Muhandri memaparkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk Perbaikan dan Standarisasi Mutu kopi asal Ponorogo. “Dosen itu juga punya tanggung jawab besar mengabdikan ilmunya ke masyarakan selain sebagai pengajar maupun peneliti,” ungkap Dr. Tjahja Muhandri didampingi oleh Anggota Team Pengabdian Dosen pulang kampung dari IPB Bogor, Dr. Dian Herawati, Dr. Saraswati, Dr. Fahim M. Taqi serta Dr. Ahmad Junaedi.

Baca Juga :  Kaleidoskop Agenda DPC Partai Gerindra Ponorogo Selama Tahun 2024

Kegiatan pelatihan dilaksanakan pada hari Sabtu (12/7/2025) bertempat di kantor Kecamatan Sokoo, Kabupaten Ponorogo, Jatim. Selain itu Dr. Tjahja Muhandri (IPB) menyampaikan materi Teknologi Pascapanen dan Pengeringan Kopi. Sedangkan Ahmad Fauzi (Breeco) menyampaikan materi Teknologi Roasting Kopi

Pelatihan diikuti 40 orang petani kopi yang berasal dari Kecamatan Sokoo, Pudak, Pulung, Ngebel dan Ngrayun. “Pelatihan ini tidak hanya berhenti pada hari ini namun akan berkelanjutan bisa melalui daring tidak harus ofline,” tambah Tjahja, Dosen IPB asli Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo tersebut.

Baca Juga :  Ketua MPC Pemuda Pancasila Bagikan 1000 Takjil dan Bingkisan THR Serta Bukber Dengan Para Kader Pemuda Pancasila Se-Kabupaten Tangerang

Acara secara resmi dibuka oleh Camat Sokoo M. Luqman Wakhidi, S.STP dan mengatakan bahwa menghadapi pasar global yang makin bebas dan potensi pengembangan produk kopi yang berkualitas pelatihan ini sangat tepat dan diperlukan oleh para petani. “Sehingga ilmu yang didapat bisa diterapkan para petani guna mendapatkan produk yang terstandart mutunya,” tutur M. Luqman Wakhidi, S.STP.

Pada pelatihan ini Ahmad Fauzi (Breeco) menjelaskan proses roasting yang baik dan benar baik menggunakan alat maupun sistenm tradisional guna menghasilkan kualitas kopi yang baik dan muncul aroma khasnya sesuai proses yang dilakukan

Sementara itu Dr. Tjahja Muhandri banyak menjelaskan tentang proses pengeringan dan pengolahan kopi yang baik dan konsisten dengan standar yang jelas sehingga dihasilkan kopi yang berkualitas dan standart mutu terjamin.(Muh Nurcholis)

banner 600x600

Berita Terkait

“Rp450 Juta atau Dideportasi!” – Skandal Dugaan Pemerasan Oknum Imigrasi Yogya Gegerkan Publik, Investor Asing Diperlakukan Bak ‘ATM Berjalan’
Baru Dua Hari Menjabat, Kadis Pendidikan Kota Bengkulu Langsung “Tancap Gas” Benahi Dunia Pendidikan
Baru Dua Hari Menjabat, Kadis Pendidikan Kota Bengkulu Langsung “Tancap Gas” Benahi Dunia Pendidikan
“Bau Pembungkaman Pers?” LSM Libra Indonesia Ancam Wartawan, Redaksi Pewarta: Jangan Gunakan Hukum untuk Bungkam Kritik!
AJP Pertanyakan Kelanjutan Laporan Dugaan Korupsi DPRD Lampung Barat, Publik Menunggu Ketegasan Kejaksaan
Skandal Renovasi Bendungan Air Alas? Diduga Gunakan Material Sungai Tanpa Transparansi
Skandal Memalukan! Oknum Pegawai Rutan Diduga Terlibat Upaya Penyelundupan Sabu ke Dalam Lapas Kotabumi, 40 Paket Narkoba Digagalkan
BMKG Waspadai “Godzilla El Niño” 2026: Ancaman Kemarau Ekstrem Mengintai, Polda Lampung Minta Warga Siaga Penuh!

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 12:49 WIB

“Rp450 Juta atau Dideportasi!” – Skandal Dugaan Pemerasan Oknum Imigrasi Yogya Gegerkan Publik, Investor Asing Diperlakukan Bak ‘ATM Berjalan’

Kamis, 16 April 2026 - 12:43 WIB

Baru Dua Hari Menjabat, Kadis Pendidikan Kota Bengkulu Langsung “Tancap Gas” Benahi Dunia Pendidikan

Kamis, 16 April 2026 - 11:45 WIB

Baru Dua Hari Menjabat, Kadis Pendidikan Kota Bengkulu Langsung “Tancap Gas” Benahi Dunia Pendidikan

Kamis, 16 April 2026 - 00:17 WIB

“Bau Pembungkaman Pers?” LSM Libra Indonesia Ancam Wartawan, Redaksi Pewarta: Jangan Gunakan Hukum untuk Bungkam Kritik!

Rabu, 15 April 2026 - 19:28 WIB

AJP Pertanyakan Kelanjutan Laporan Dugaan Korupsi DPRD Lampung Barat, Publik Menunggu Ketegasan Kejaksaan

Berita Terbaru