Serakah, Kabupaten Way Kanan Lampung di Bentuk Sistem Kerajaan, Kepala Daerah yang Lama dan Baru Berikut Pejabat Penting Satu Rumah

Jumat, 30 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Way Kanan/Lampung, mediaviral.net

Pemerintah Kabupaten Way Kanan kembali disorot menyusul dugaan praktik nepotisme dalam seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) untuk posisi Sekretaris Daerah (Sekda).

Pengumuman Panitia Seleksi Nomor 800/07/PANSEL JPTP-WK/2025 menetapkan Dr. Arie Anthony Thamrin, S.STP., M.IP sebagai peserta dengan nilai tertinggi, yakni 100. Namun publik terkejut saat mengetahui bahwa Arie adalah sepupu kandung dari Bupati dan Ketua DPRD Way Kanan, yang juga kakak beradik.

banner 600x600

“Ini bukan hanya pelanggaran etika, tapi juga ancaman serius terhadap sistem pemerintahan yang sehat,” kata Feri Yunizar, Ketua LSM Rubik.

Baca Juga :  Siraja Hutan Sumatra Dapat di taklukkan Menggunakan Alat Penrangkap Jerat

Feri menegaskan, posisi Sekda yang memegang kendali atas ASN dan anggaran daerah sangat strategis. Ketika jabatan ini diisi oleh kerabat dekat kepala daerah dan legislatif, kontrol objektif menjadi mustahil.

“Semua titik kunci dikendalikan satu jaringan keluarga besar. Ini mengkhawatirkan,” ujarnya.

Rubik mencurigai adanya konflik kepentingan dan potensi rekayasa hasil seleksi. Tiga peserta lain yang meraih nilai tinggi 93,75—Hendri Syahri, Kusuma Anakori, dan Yusron Lutfi—tidak mendapat posisi puncak.

Baca Juga :  Polsek Bosar Maligas Intensifkan Pengawasan Ketahanan Pangan, Cek Lahan Jagung Program Pemerintah Seluas 1 Hektare

“Kalau dibiarkan, nepotisme ini bisa membuka ruang penyalahgunaan kekuasaan dan anggaran secara sistemik,” tegas Feri.

LSM Rubik berencana melaporkan kasus ini ke KPK dan Ombudsman RI serta meminta Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) mengawasi independensi panitia seleksi.

Feri juga mengingatkan bahwa praktik ini bisa merusak kepercayaan publik. “Masyarakat bisa menganggap pemerintah daerah tidak adil dan hanya dikuasai oleh dinasti,” tutupnya.

Tiem

banner 600x600

Berita Terkait

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu
Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain
PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi
Mengapa Bungkam? Dugaan Tertutupnya Informasi Dana BOS SDN 1 Hantatai Seret Disdikbud Lampung Barat dalam Sorotan
AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot
Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026
SD Negeri 02 Bumi Nabung Disorot Warga, Kondisi Gedung Memprihatinkan dan Membahayakan Siswa
Transparansi APBG Dipertanyakan, Warga Cot U Sibak Desak Audit Inspektorat atas Pengelolaan Sejak 2018

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:33 WIB

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:28 WIB

Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:24 WIB

PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:07 WIB

AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:02 WIB

Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026

Berita Terbaru