Lombok Utara, NTB – MediaViral.net
Warga Gili Trawangan digemparkan oleh temuan benda misterius berbentuk torpedo yang mengapung di laut, Senin (6/4) sekitar pukul 10.00 WITA. Benda berwarna hitam sepanjang kurang lebih 3,7 meter itu pertama kali ditemukan oleh seorang nelayan bernama Arianto.
Penemuan ini langsung menarik perhatian warga dan nelayan setempat. Benda tersebut kemudian dibawa ke daratan dan menjadi pusat perhatian karena bentuknya yang menyerupai torpedo.

Yang mengejutkan, pada badan benda itu terdapat label China Shipbuilding Industry Corporation (CSIC) serta tulisan berbahasa China.
Muncul Setelah Fenomena “Api di Langit”
Penemuan ini terjadi hanya dua hari setelah fenomena cahaya misterius di langit yang terlihat di sejumlah wilayah Indonesia, khususnya Sumatera, pada malam 4 April 2026.
Sejumlah warga melaporkan melihat benda bercahaya melesat cepat di langit, bahkan disertai suara dentuman. Sebagian pihak menduga fenomena tersebut adalah meteor, meski belum ada penjelasan resmi yang benar-benar komprehensif.
Kedekatan waktu antara dua peristiwa ini memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat, meskipun belum ada bukti yang mengaitkan keduanya secara langsung.
Polisi Lakukan Pemeriksaan
Aparat kepolisian telah mengamankan benda tersebut dan melakukan pemeriksaan guna memastikan tidak mengandung bahan peledak aktif maupun zat radioaktif.
Langkah ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi bahaya, mengingat bentuk benda yang tidak lazim dan asal-usulnya yang belum diketahui secara pasti.
Diduga Perangkat Teknologi Kelautan
Sejumlah pihak menduga benda tersebut merupakan perangkat teknologi kelautan, seperti alat survei atau drone bawah laut. Hal ini didasarkan pada bentuk, ukuran, serta adanya label industri pada badan benda.
Namun demikian, hingga saat ini belum ada keterangan resmi mengenai pemilik maupun fungsi pasti dari benda tersebut.
Publik Diminta Tidak Berspekulasi Berlebihan
Di tengah berbagai spekulasi yang berkembang, masyarakat diimbau untuk tidak terburu-buru menarik kesimpulan sebelum ada hasil pemeriksaan resmi dari pihak berwenang.
Fenomena di langit dan temuan benda di laut merupakan dua kejadian berbeda yang masih dalam proses penelusuran.
Kesimpulan Sementara
Hingga kini, belum ada bukti yang menunjukkan keterkaitan antara fenomena cahaya di langit pada 4 April 2026 dengan temuan benda mirip torpedo di Gili Trawangan.
Pihak berwenang masih melakukan pendalaman untuk memastikan asal-usul dan fungsi benda tersebut.
Publik diharapkan menunggu hasil resmi dan tetap tenang menyikapi informasi yang beredar. (mediaviral.co)










