Skandal Pasar Kayuagung Menguak: Dugaan “Permainan Uang Kios” Seret Oknum Dinas, PAD Diduga Menguap

Kamis, 9 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kayuagung, OKI, Sumatera Selatan – MediaViral.net

Aroma skandal dalam pengelolaan Pasar Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), kian menyengat. Dugaan praktik “permainan uang kios” yang melibatkan oknum di lingkungan Dinas Perhubungan dan Dinas Perdagangan kini menjadi perbincangan panas di tengah masyarakat.

Informasi yang dihimpun dari sumber internal menyebutkan bahwa transaksi sewa hingga jual beli kios di pasar tersebut berlangsung dengan nilai fantastis, mulai dari Rp15 juta hingga tembus Rp100 juta. Ironisnya, aliran dana dari transaksi itu diduga tidak masuk ke kas daerah, melainkan “menghilang” tanpa jejak yang jelas.

banner 600x600

“Ini bukan lagi soal kelalaian, tapi sudah mengarah pada dugaan permainan terstruktur. Uangnya besar, tapi tidak terlihat kontribusinya ke PAD,” ungkap sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Yang lebih mengejutkan, beredar dugaan bahwa dana dari distribusi kios dan tempat dagang justru mengalir ke kantong pribadi oknum pegawai. Bahkan disebut-sebut, transaksi dilakukan di luar mekanisme resmi, termasuk melalui kantor pribadi, bukan melalui sistem administrasi pemerintah daerah.

Baca Juga :  Anggaran Iuran Guru PGRI OKI Sumatera Selatan 2025 Disorot Tajam: Minim Kegiatan, Transparansi Nihil, Dugaan Korupsi Makin Menguat

Jika dugaan ini benar, maka potensi kerugian daerah tidak bisa dianggap remeh. Pasar sebagai salah satu sumber ekonomi rakyat justru diduga dijadikan “ladang basah” oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Siti Aisyah, pemerhati kebijakan publik di OKI, angkat suara dengan nada keras. Ia menilai praktik seperti ini sebagai bentuk pengkhianatan terhadap kepentingan masyarakat.

“Ini bukan sekadar pelanggaran administrasi, tapi sudah masuk kategori serius. Kalau uang rakyat diduga dialihkan ke kepentingan pribadi, ini harus diusut tuntas. Jangan sampai ada pembiaran!” tegasnya.

Ia juga menyoroti dampak langsung terhadap pedagang kecil yang menjadi korban sistem tidak transparan. Mereka dipaksa membayar biaya tinggi tanpa kejelasan aturan, sementara hak mereka atas fasilitas yang adil justru terabaikan.

Baca Juga :  Guna Mencegah Penyebaran Penyalah Gunaan Narkoba, Kapolres Lamandau Pimpin Langsung Tes Urine Karyawan di PT.SMG

“Pedagang diperas secara halus lewat sistem yang tidak jelas. Ini sangat merugikan rakyat kecil. Pemerintah tidak boleh tutup mata,” lanjutnya.

Sorotan publik kini semakin tajam. Desakan agar aparat penegak hukum turun tangan pun mulai menguat. Masyarakat menilai, jika dibiarkan, praktik semacam ini berpotensi menjadi bom waktu yang merusak kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak Dinas Perhubungan maupun Dinas Perdagangan OKI. Sikap bungkam ini justru memicu kecurigaan publik semakin dalam.

Kini, semua mata tertuju pada langkah Pemda OKI: berani bersih-bersih atau justru membiarkan dugaan skandal ini terus membusuk di balik meja birokrasi? (mediaviral.net)

banner 600x600

Berita Terkait

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu
Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain
PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi
Mengapa Bungkam? Dugaan Tertutupnya Informasi Dana BOS SDN 1 Hantatai Seret Disdikbud Lampung Barat dalam Sorotan
AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot
Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026
SD Negeri 02 Bumi Nabung Disorot Warga, Kondisi Gedung Memprihatinkan dan Membahayakan Siswa
Transparansi APBG Dipertanyakan, Warga Cot U Sibak Desak Audit Inspektorat atas Pengelolaan Sejak 2018

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:33 WIB

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:28 WIB

Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:24 WIB

PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:07 WIB

AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:02 WIB

Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026

Berita Terbaru