Skandal Pasar Kayuagung Menguak: Dugaan “Permainan Uang Kios” Seret Oknum Dinas, PAD Diduga Menguap

Kamis, 9 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kayuagung, OKI, Sumatera Selatan – MediaViral.net

Aroma skandal dalam pengelolaan Pasar Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), kian menyengat. Dugaan praktik “permainan uang kios” yang melibatkan oknum di lingkungan Dinas Perhubungan dan Dinas Perdagangan kini menjadi perbincangan panas di tengah masyarakat.

Informasi yang dihimpun dari sumber internal menyebutkan bahwa transaksi sewa hingga jual beli kios di pasar tersebut berlangsung dengan nilai fantastis, mulai dari Rp15 juta hingga tembus Rp100 juta. Ironisnya, aliran dana dari transaksi itu diduga tidak masuk ke kas daerah, melainkan “menghilang” tanpa jejak yang jelas.

banner 600x600

“Ini bukan lagi soal kelalaian, tapi sudah mengarah pada dugaan permainan terstruktur. Uangnya besar, tapi tidak terlihat kontribusinya ke PAD,” ungkap sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Yang lebih mengejutkan, beredar dugaan bahwa dana dari distribusi kios dan tempat dagang justru mengalir ke kantong pribadi oknum pegawai. Bahkan disebut-sebut, transaksi dilakukan di luar mekanisme resmi, termasuk melalui kantor pribadi, bukan melalui sistem administrasi pemerintah daerah.

Baca Juga :  Mengenang Jasa Pahlawan, Dalam Rangka HUT Ke-76, Polwan Polres Kobar Ziarah ke TMP Indra Pura

Jika dugaan ini benar, maka potensi kerugian daerah tidak bisa dianggap remeh. Pasar sebagai salah satu sumber ekonomi rakyat justru diduga dijadikan “ladang basah” oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Siti Aisyah, pemerhati kebijakan publik di OKI, angkat suara dengan nada keras. Ia menilai praktik seperti ini sebagai bentuk pengkhianatan terhadap kepentingan masyarakat.

“Ini bukan sekadar pelanggaran administrasi, tapi sudah masuk kategori serius. Kalau uang rakyat diduga dialihkan ke kepentingan pribadi, ini harus diusut tuntas. Jangan sampai ada pembiaran!” tegasnya.

Ia juga menyoroti dampak langsung terhadap pedagang kecil yang menjadi korban sistem tidak transparan. Mereka dipaksa membayar biaya tinggi tanpa kejelasan aturan, sementara hak mereka atas fasilitas yang adil justru terabaikan.

Baca Juga :  Kepala Desa Sidomulyo Kecamatan Bukit Kemuning Kanca Mengucapkan, Selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 H

“Pedagang diperas secara halus lewat sistem yang tidak jelas. Ini sangat merugikan rakyat kecil. Pemerintah tidak boleh tutup mata,” lanjutnya.

Sorotan publik kini semakin tajam. Desakan agar aparat penegak hukum turun tangan pun mulai menguat. Masyarakat menilai, jika dibiarkan, praktik semacam ini berpotensi menjadi bom waktu yang merusak kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak Dinas Perhubungan maupun Dinas Perdagangan OKI. Sikap bungkam ini justru memicu kecurigaan publik semakin dalam.

Kini, semua mata tertuju pada langkah Pemda OKI: berani bersih-bersih atau justru membiarkan dugaan skandal ini terus membusuk di balik meja birokrasi? (mediaviral.net)

banner 600x600

Berita Terkait

“Bau Pembungkaman Pers?” LSM Libra Indonesia Ancam Wartawan, Redaksi Pewarta: Jangan Gunakan Hukum untuk Bungkam Kritik!
AJP Pertanyakan Kelanjutan Laporan Dugaan Korupsi DPRD Lampung Barat, Publik Menunggu Ketegasan Kejaksaan
Skandal Renovasi Bendungan Air Alas? Diduga Gunakan Material Sungai Tanpa Transparansi
Skandal Memalukan! Oknum Pegawai Rutan Diduga Terlibat Upaya Penyelundupan Sabu ke Dalam Lapas Kotabumi, 40 Paket Narkoba Digagalkan
BMKG Waspadai “Godzilla El Niño” 2026: Ancaman Kemarau Ekstrem Mengintai, Polda Lampung Minta Warga Siaga Penuh!
Geger Desa Peucangpari! Dugaan Penyimpangan BLT DD 2020–2023 Menguat, Warga Minta Audit Menyeluruh
MoU Pemkab OKU Timur dan Kejaksaan Negeri Diperbarui, Perkuat Sinergi Bidang Hukum Perdata dan TUN
Sinergi Polres Lampung Utara dan Lapas Kotabumi Gagalkan Penyelundupan Sabu

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 00:17 WIB

“Bau Pembungkaman Pers?” LSM Libra Indonesia Ancam Wartawan, Redaksi Pewarta: Jangan Gunakan Hukum untuk Bungkam Kritik!

Rabu, 15 April 2026 - 19:28 WIB

AJP Pertanyakan Kelanjutan Laporan Dugaan Korupsi DPRD Lampung Barat, Publik Menunggu Ketegasan Kejaksaan

Rabu, 15 April 2026 - 18:10 WIB

Skandal Renovasi Bendungan Air Alas? Diduga Gunakan Material Sungai Tanpa Transparansi

Rabu, 15 April 2026 - 17:56 WIB

Skandal Memalukan! Oknum Pegawai Rutan Diduga Terlibat Upaya Penyelundupan Sabu ke Dalam Lapas Kotabumi, 40 Paket Narkoba Digagalkan

Rabu, 15 April 2026 - 17:46 WIB

BMKG Waspadai “Godzilla El Niño” 2026: Ancaman Kemarau Ekstrem Mengintai, Polda Lampung Minta Warga Siaga Penuh!

Berita Terbaru