Heboh! Data Penerima Bantuan Beras Disebut “Rahasia Negara”, Publik Nias Selatan Bertanya-Tanya

Selasa, 14 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nias Selatan, Sumatera Utara | MediaViral.net

Pernyataan kontroversial mencuat dari Kabag Perekonomian Setda Kabupaten Nias Selatan, Harmonis Fau, yang menyebut bahwa daftar penerima Bantuan Pangan Beras (Banpang Beras) dikategorikan sebagai “rahasia negara” oleh pihak Bulog. Pernyataan ini langsung memicu tanda tanya besar di tengah masyarakat.

Dalam keterangannya di ruang kerja Kantor Setda, Kilometer 5 Fanayama, Selasa (14/04/2026), Harmonis Fau menjelaskan bahwa program Banpang Beras merupakan program dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang disalurkan melalui Bulog.

banner 600x600

Namun yang menjadi sorotan adalah tertutupnya akses terhadap data penerima manfaat.
“Menurut pihak Bulog, data tersebut merupakan rahasia negara,” ungkapnya.

Baca Juga :  Wakapolda Kalteng Pimpin Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih Dalam Rangka Hari Kemerdekaan RI ke-79

Pernyataan ini dinilai janggal dan berpotensi menimbulkan polemik. Pasalnya, program bantuan sosial seharusnya mengedepankan prinsip transparansi agar dapat diawasi oleh publik dan tepat sasaran.

Harmonis Fau juga menegaskan bahwa pihaknya hanya menjalankan fungsi monitoring dan pendampingan. Sementara proses distribusi bantuan dilakukan oleh kepala desa dan lurah di masing-masing wilayah.

Monitoring tersebut, kata dia, telah dilakukan di sejumlah kecamatan, antara lain Telukdalam, Siduaori, Somambawa, Lahusa, Susua, Gomo, Mazo, Ulu Idano Tae, Idano Tae, Boronadu, hingga Umbunasi.

Setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) seharusnya menerima bantuan berupa 10 kilogram beras dan 2 kilogram minyak goreng per bulan, khusus untuk alokasi Februari dan Maret 2026 yang saat ini sedang disalurkan.

Baca Juga :  Polsek Arut Utara Melakukan Sosialisasi dan Berikan Pemahaman ke Masyarakat Tentang Karhutla

Meski demikian, tertutupnya data penerima bantuan memunculkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat. Banyak pihak mempertanyakan apakah bantuan tersebut benar-benar tepat sasaran.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Bulog Gunungsitoli belum memberikan klarifikasi resmi terkait pernyataan tersebut.

Publik kini menunggu penjelasan yang lebih transparan. Benarkah data penerima bantuan untuk masyarakat dapat dikategorikan sebagai rahasia negara, atau justru ada hal lain yang belum terungkap? (mediaviral.net)

banner 600x600

Berita Terkait

“Bau Pembungkaman Pers?” LSM Libra Indonesia Ancam Wartawan, Redaksi Pewarta: Jangan Gunakan Hukum untuk Bungkam Kritik!
AJP Pertanyakan Kelanjutan Laporan Dugaan Korupsi DPRD Lampung Barat, Publik Menunggu Ketegasan Kejaksaan
Skandal Renovasi Bendungan Air Alas? Diduga Gunakan Material Sungai Tanpa Transparansi
Skandal Memalukan! Oknum Pegawai Rutan Diduga Terlibat Upaya Penyelundupan Sabu ke Dalam Lapas Kotabumi, 40 Paket Narkoba Digagalkan
BMKG Waspadai “Godzilla El Niño” 2026: Ancaman Kemarau Ekstrem Mengintai, Polda Lampung Minta Warga Siaga Penuh!
Geger Desa Peucangpari! Dugaan Penyimpangan BLT DD 2020–2023 Menguat, Warga Minta Audit Menyeluruh
MoU Pemkab OKU Timur dan Kejaksaan Negeri Diperbarui, Perkuat Sinergi Bidang Hukum Perdata dan TUN
Sinergi Polres Lampung Utara dan Lapas Kotabumi Gagalkan Penyelundupan Sabu

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 00:17 WIB

“Bau Pembungkaman Pers?” LSM Libra Indonesia Ancam Wartawan, Redaksi Pewarta: Jangan Gunakan Hukum untuk Bungkam Kritik!

Rabu, 15 April 2026 - 19:28 WIB

AJP Pertanyakan Kelanjutan Laporan Dugaan Korupsi DPRD Lampung Barat, Publik Menunggu Ketegasan Kejaksaan

Rabu, 15 April 2026 - 18:10 WIB

Skandal Renovasi Bendungan Air Alas? Diduga Gunakan Material Sungai Tanpa Transparansi

Rabu, 15 April 2026 - 17:56 WIB

Skandal Memalukan! Oknum Pegawai Rutan Diduga Terlibat Upaya Penyelundupan Sabu ke Dalam Lapas Kotabumi, 40 Paket Narkoba Digagalkan

Rabu, 15 April 2026 - 17:46 WIB

BMKG Waspadai “Godzilla El Niño” 2026: Ancaman Kemarau Ekstrem Mengintai, Polda Lampung Minta Warga Siaga Penuh!

Berita Terbaru