Heboh! Data Penerima Bantuan Beras Disebut “Rahasia Negara”, Publik Nias Selatan Bertanya-Tanya

Selasa, 14 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nias Selatan, Sumatera Utara | MediaViral.net

Pernyataan kontroversial mencuat dari Kabag Perekonomian Setda Kabupaten Nias Selatan, Harmonis Fau, yang menyebut bahwa daftar penerima Bantuan Pangan Beras (Banpang Beras) dikategorikan sebagai “rahasia negara” oleh pihak Bulog. Pernyataan ini langsung memicu tanda tanya besar di tengah masyarakat.

Dalam keterangannya di ruang kerja Kantor Setda, Kilometer 5 Fanayama, Selasa (14/04/2026), Harmonis Fau menjelaskan bahwa program Banpang Beras merupakan program dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang disalurkan melalui Bulog.

banner 600x600

Namun yang menjadi sorotan adalah tertutupnya akses terhadap data penerima manfaat.
“Menurut pihak Bulog, data tersebut merupakan rahasia negara,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pj. Heri Wahyudi Kukuhkan 44 Anggota Paskibraka Batu Bara

Pernyataan ini dinilai janggal dan berpotensi menimbulkan polemik. Pasalnya, program bantuan sosial seharusnya mengedepankan prinsip transparansi agar dapat diawasi oleh publik dan tepat sasaran.

Harmonis Fau juga menegaskan bahwa pihaknya hanya menjalankan fungsi monitoring dan pendampingan. Sementara proses distribusi bantuan dilakukan oleh kepala desa dan lurah di masing-masing wilayah.

Monitoring tersebut, kata dia, telah dilakukan di sejumlah kecamatan, antara lain Telukdalam, Siduaori, Somambawa, Lahusa, Susua, Gomo, Mazo, Ulu Idano Tae, Idano Tae, Boronadu, hingga Umbunasi.

Setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) seharusnya menerima bantuan berupa 10 kilogram beras dan 2 kilogram minyak goreng per bulan, khusus untuk alokasi Februari dan Maret 2026 yang saat ini sedang disalurkan.

Baca Juga :  Mantan Guru PMP-Kn SMP Negeri Sapat Desak Kepsek Pelaku Pungli Dicopot dari Jabatannya

Meski demikian, tertutupnya data penerima bantuan memunculkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat. Banyak pihak mempertanyakan apakah bantuan tersebut benar-benar tepat sasaran.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Bulog Gunungsitoli belum memberikan klarifikasi resmi terkait pernyataan tersebut.

Publik kini menunggu penjelasan yang lebih transparan. Benarkah data penerima bantuan untuk masyarakat dapat dikategorikan sebagai rahasia negara, atau justru ada hal lain yang belum terungkap? (mediaviral.net)

banner 600x600

Berita Terkait

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu
Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain
PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi
Mengapa Bungkam? Dugaan Tertutupnya Informasi Dana BOS SDN 1 Hantatai Seret Disdikbud Lampung Barat dalam Sorotan
AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot
Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026
SD Negeri 02 Bumi Nabung Disorot Warga, Kondisi Gedung Memprihatinkan dan Membahayakan Siswa
Transparansi APBG Dipertanyakan, Warga Cot U Sibak Desak Audit Inspektorat atas Pengelolaan Sejak 2018

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:33 WIB

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:28 WIB

Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:24 WIB

PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:07 WIB

AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:02 WIB

Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026

Berita Terbaru