“Laptop Siluman” Guncang BGN: Dugaan Korupsi Ratusan Miliar, Publik Desak Penindakan Tegas

Minggu, 19 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – MediaViral.net

Dugaan skandal pengadaan laptop dan pembangunan jaringan di Badan Gizi Nasional (BGN) kian memanas. Program yang seharusnya menopang kualitas gizi masyarakat justru diterpa isu serius terkait transparansi dan potensi penyimpangan anggaran bernilai fantastis.

Nama Kepala BGN, Dadan Hindayana, ikut menjadi sorotan dalam pusaran polemik ini. Proyek dengan pagu mencapai Rp1,2 triliun disebut direalisasikan sekitar Rp800 miliar, memunculkan pertanyaan besar mengenai efektivitas dan akuntabilitas penggunaannya.

banner 600x600

Yang paling menyita perhatian adalah dugaan ketimpangan biaya pada pembangunan jaringan. Sejumlah pihak menilai biaya riil pekerjaan tersebut jauh lebih kecil dibanding angka yang dianggarkan. Selisih yang besar inilah yang memicu kecurigaan publik akan adanya praktik mark-up atau pemborosan anggaran.

Baca Juga :  Pengukuhan Perpanjangan Masa Jabatan Kepala Desa Se-Kabupaten Lampura Periode 2021-2029 Periode 2023-2031

Keterlibatan Perum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri) juga menjadi bahan perdebatan. Publik mempertanyakan dasar penunjukan perusahaan yang dikenal bergerak di bidang percetakan uang untuk menangani proyek teknologi informasi berskala besar.

Tekanan Publik Menguat

Gelombang kritik datang dari berbagai pihak, termasuk Ketua Umum PPWI, Wilson Lalengke, yang mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera turun tangan. Ia menilai dugaan ini tidak bisa dianggap remeh mengingat besarnya nilai anggaran yang terlibat.

Menurutnya, jika terbukti ada pelanggaran, maka kasus ini harus ditangani secara tegas dan transparan demi menjaga kepercayaan publik terhadap institusi negara.

Ancaman terhadap Kepercayaan Publik

Sejumlah pengamat mengingatkan bahwa kasus semacam ini bukan sekadar persoalan angka, tetapi menyangkut integritas lembaga. Pemikiran Thomas Hobbes dan John Locke kerap dikaitkan dengan pentingnya kontrol terhadap kekuasaan agar tidak disalahgunakan.

Baca Juga :  Suami Istri Sekda, Istri di Tangkap Kasus Korupsi, Saat di Borgol Salam Dua Jari, Pejabat Sampah, Keturunan Moyang Perampok

Jika dugaan ini benar, maka dampaknya bisa meluas, tidak hanya pada kerugian negara, tetapi juga menurunnya kepercayaan masyarakat terhadap program-program pemerintah.

Desakan Audit dan Transparansi

Dorongan agar dilakukan audit menyeluruh oleh Badan Pemeriksa Keuangan terus menguat. Publik juga menanti langkah konkret dari KPK untuk memastikan apakah benar terjadi penyimpangan dalam proyek tersebut.

Hingga kini, pihak BGN dan Peruri belum memberikan penjelasan resmi secara rinci. Di tengah minimnya klarifikasi, tekanan publik diperkirakan akan terus meningkat hingga ada kejelasan hukum atas dugaan skandal ini. (mediaviral.net)

banner 600x600

Berita Terkait

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu
Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain
PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi
Mengapa Bungkam? Dugaan Tertutupnya Informasi Dana BOS SDN 1 Hantatai Seret Disdikbud Lampung Barat dalam Sorotan
AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot
Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026
SD Negeri 02 Bumi Nabung Disorot Warga, Kondisi Gedung Memprihatinkan dan Membahayakan Siswa
Transparansi APBG Dipertanyakan, Warga Cot U Sibak Desak Audit Inspektorat atas Pengelolaan Sejak 2018

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:33 WIB

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:28 WIB

Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:24 WIB

PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:07 WIB

AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:02 WIB

Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026

Berita Terbaru