Blambangan Umpu, Way Kanan, Lampung — MediaViral.net
Suasana khidmat dan penuh keakraban menyelimuti Gedung Serba Guna (GSG) Pemerintah Kabupaten Way Kanan saat digelarnya acara pisah sambut Komandan Lapangan Udara Angkatan Darat (Danlanudad) Gatot Soebroto, Senin (20/4/2026).
Dalam momen tersebut, pejabat lama, Letkol Cpn I Putu Arry PB Pratuana, menegaskan bahwa soliditas antarinstansi menjadi kenangan paling berkesan selama masa kepemimpinannya.

Di hadapan Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah, serta jajaran Forkopimda, Letkol Putu Arry menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan penuh yang diterimanya selama bertugas di Bumi Ramik Ragom. Ia menilai, keberhasilan pelaksanaan tugas kewilayahan tidak terlepas dari koordinasi yang harmonis antara TNI dan pemerintah daerah.
“Rasanya baru kemarin saya mengemban amanah di sini. Sinergi yang terjalin sangat solid, koordinasi berjalan baik, dan suasana kekeluargaan begitu terasa,” ujar Letkol Putu Arry dalam sambutannya.
Ia menambahkan, fondasi kekompakan yang telah dibangun diharapkan dapat terus dijaga demi mendukung kelancaran tugas pertahanan maupun pembangunan di wilayah Way Kanan. Menjelang akhir masa tugasnya, ia juga menyampaikan permohonan maaf serta doa bagi kemajuan daerah.
“Semoga Way Kanan terus berkembang menjadi daerah yang lebih maju. Kami memohon doa restu untuk menjalankan amanah di tempat tugas yang baru,” tambahnya.
Sementara itu, Danlanudad yang baru, Letkol Cpn Ferdinandus Guntur PW, menyatakan kesiapannya untuk melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan. Ia menegaskan komitmennya untuk membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan seluruh pemangku kepentingan di daerah.
“Kami mohon dukungan dan arahan. Kami siap belajar dan dibimbing agar dapat memberikan kontribusi terbaik bagi Way Kanan, serta melanjutkan capaian yang telah dibangun oleh Letkol Putu,” ujarnya.
Diketahui, serah terima jabatan (sertijab) secara formal telah dilaksanakan pada Jumat (17/4/2026) di Semarang, yang dipimpin oleh Komandan Pusat Penerbangan TNI AD, Mayjen TNI Mochammad Masrukin. Pergantian kepemimpinan ini merupakan bagian dari dinamika organisasi guna menjaga profesionalisme satuan di lingkungan TNI Angkatan Darat. (mediaviral.net)










