Harga BBM Rp 30 ribu per Liter, 100 Hari Kerja Gubernur Penghina Melayu Palembang, Rakyat Palembang Darussalam di Bengkulu Ditipu Pendatang

Minggu, 25 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, mediaviral.net

Anggota DPRD Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu Febrinanda Putra Pratama menyampaikan harga eceran bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu tembus Rp30 ribu per liter.
“Saat ini, masyarakat Kabupaten Seluma sedang menghadapi persoalan serius, kelangkaan BBM yang sudah berlangsung beberapa hari terakhir. Di beberapa wilayah, harga eceran BBM bahkan tembus Rp30.000 per liter, angka yang sangat mencekik bagi masyarakat kecil, nelayan, petani, hingga pelaku usaha lokal,” kata dia di Bengkulu, Minggu (25/5) dikutip dari Antara.

Febrinanda mengatakan dirinya langsung merespons keluhan dari warga, sopir angkutan, nelayan, hingga pelaku UMKM yang mengaku kesulitan menjalankan aktivitas karena terbatasnya pasokan BBM dan mahalnya harga.

banner 600x600

“Saya secara terbuka dan pribadi meminta pak bupati untuk langsung berkoordinasi dengan pak gubernur segera memanggil pihak-pihak terkait, termasuk dinas perindag dan pihak Pertamina, untuk meminta penjelasan sekaligus solusi cepat atas masalah ini,” ucap dia.

Oleh karena itu, Febrinanda mengatakan ketika suplai terganggu, maka seluruh aktivitas sosial dan ekonomi akan lumpuh.

Baca Juga :  Guna Mengetahui Kepuasan Masyarakat Terhadap Pelayanan Publik, Tim RBP Polda Kalteng Berikan Penilaian ke Polsek Lamandau

“Saya juga mendesak pemerintah daerah dan pusat untuk meninjau kembali distribusi BBM di daerah, khususnya ke wilayah-wilayah terpencil seperti Kabupaten Seluma. Kami tidak ingin masyarakat terus menjadi korban,” ucapnya.

Kemudian di Kota Bengkulu SPBU mengalami kekosongan stok, masyarakat kesulitan mendapatkan pasokan BBM bahkan dari para pengecer.

“Pagi ini (Minggu 25/5) saya berkeliling SPBU tutup, bahkan di Pertamini (pengecer) juga pada kosong, ada satu yang buka tadi harganya Rp16.000, dan itu pun saya tidak kebagian, kehabisan duluan,” kata warga Kota Bengkulu Ny Tria.

Himpunan Pertashop Merah Putih Indonesia (HPMPI) menyatakan kelangkaan produk bahan bakar minyak (BBM) tidak hanya terjadi di Kabupaten Seluma saja, tetapi hampir di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu mengalami hal yang sama.

Hal itu akibat terhentinya pasokan BBM Pertamina Bengkulu lewat pendistribusian melalui jalur laut. Persoalan itu sebagai imbas dari pendangkalan alur Pelabuhan Pulau Baai Kota Bengkulu yang sudah terjadi hampir 2 bulan terakhir.

Baca Juga :  Guna Mencegah Penyebaran Penyalah Gunaan Narkoba, Kapolres Lamandau Pimpin Langsung Tes Urine Karyawan di PT.SMG

Sebagai alternatif, Pertamina harus mendistribusikan BBM lewat jalur darat dari provinsi tetangga, dan pendistribusian tersebut tentunya mengalami keterbatasan dan tentunya berbiaya operasional tinggi.

“Kami dari para pengusaha Pertashop mengalami hal yang lebih parah, yakni mengalami keterlambatan pengantaran BBM 7-14 hari dari semula H+1.

Karena pengantaran BBM kami via darat dan lebih jauh yakni dari provinsi seberang yakni Sumatra Selatan, Pertamina telah berupaya maksimal, namun jumlah pasokan masih belum mampu memenuhi kebutuhan masyarakat di Bengkulu,” kata Ketua Umum DPP HPMPI Steven.

Satu-satunya solusi kata dia penyelesaian segera pengerukan alur Pelabuhan Pulau Baai Kota Bengkulu, sehingga arus keluar masuk kapal bermuatan besar ke pelabuhan bisa kembali lancar, termasuk kapal pengangkut BBM milik Pertamina.

“Kami berharap Pelabuhan Pulau Baai segera kembali normal, sehingga BBM untuk provinsi Bengkulu bisa kembali di suplai dari depot BBM Pulau Baai,” ujarnya.

banner 600x600

Berita Terkait

Jalinsum Jadi “Jalur Maut”, Pengerukan Aspal Dibiarkan, Nyawa Melayang di Sumber Jaya
Diduga Jadi “Sarang Narkoba”, Lapas Kayuagung Diguncang Isu Suap Rp200 Juta: Oknum KPLP YP Diseret ke Pusaran Skandal
Retret di Akmil, Ketua DPRD Empat Lawang Digembleng: Siap Tegas Kawal Kekuasaan atau Sekadar Seremonial?
Dana BOS Rp45 Juta di SDN Mandaling Cikembar Disorot, Diduga Ada Rekayasa Laporan
Free Nutritious Meal Programme: A Strategic Engine for Indonesia’s Economic Power and Global Competitiveness
Dana BOS Rp232 Juta di SDN 1 Citamiang Disorot, Diduga Ada Rekayasa Laporan
Baru Seumur Jagung, Jembatan Desa Gobang Ambruk! Dalih “Bencana Alam” Picu Tanda Tanya Publik
Dana Desa Rp1,72 Miliar di Sirnagalih Diduga Jadi Bancakan, LBHK-Wartawan Jabar Siap Laporkan Kades ke Tipikor!

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 15:40 WIB

Jalinsum Jadi “Jalur Maut”, Pengerukan Aspal Dibiarkan, Nyawa Melayang di Sumber Jaya

Sabtu, 18 April 2026 - 14:42 WIB

Diduga Jadi “Sarang Narkoba”, Lapas Kayuagung Diguncang Isu Suap Rp200 Juta: Oknum KPLP YP Diseret ke Pusaran Skandal

Sabtu, 18 April 2026 - 14:35 WIB

Retret di Akmil, Ketua DPRD Empat Lawang Digembleng: Siap Tegas Kawal Kekuasaan atau Sekadar Seremonial?

Sabtu, 18 April 2026 - 03:01 WIB

Free Nutritious Meal Programme: A Strategic Engine for Indonesia’s Economic Power and Global Competitiveness

Sabtu, 18 April 2026 - 01:33 WIB

Dana BOS Rp232 Juta di SDN 1 Citamiang Disorot, Diduga Ada Rekayasa Laporan

Berita Terbaru