Dikonfirmasi Kasus SDN 15 Kayuagung, Pejabat Disdik OKI Saling Lempar Tanggung Jawab dan Sulit Dihubungi

Senin, 13 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kayuagung, OKI, Sumatera Selatan – MediaViral.net

Upaya konfirmasi terkait pemberitaan berjudul “Kepala SDN 15 Kayuagung Diduga Jarang Masuk Kantor, Publik Endus Potensi Korupsi Anggaran dan Penyalahgunaan Wewenang” menghadapi hambatan serius. Sejumlah pejabat di lingkungan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) terkesan saling melempar tanggung jawab dan sulit dihubungi.

Salah satu pejabat yang menjadi fokus konfirmasi adalah Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (Kabid GTK) Disdik OKI. Awak media telah mencoba menghubungi melalui aplikasi WhatsApp ke nomor 0821-8888-8*** sejak pukul 08.10 WIB, Senin (13 April 2026). Namun hingga berita ini diterbitkan, pesan yang dikirim hanya menunjukkan tanda ceklis satu tanpa adanya respons.

banner 600x600
Baca Juga :  Pemdesa Talang Jembatan Menggelar Peringatan HUT RI Ke-79 dan Pembagian Hadiah Lomba

Kondisi ini semakin memperkuat kekhawatiran publik terkait rendahnya transparansi dan akuntabilitas pejabat Disdik OKI dalam menangani kasus yang tengah menjadi sorotan tersebut.

Sebelumnya, Kepala Bidang SD Disdik OKI, Ahmad, menyatakan bahwa persoalan terkait guru dan tenaga kependidikan merupakan kewenangan bidang GTK yang dipimpin oleh Herianto. Pernyataan ini justru memperlihatkan adanya indikasi saling lempar tanggung jawab antarbidang.

“Kami sudah berupaya menghubungi berbagai pihak di Disdik OKI untuk mendapatkan klarifikasi. Namun, sebagian besar pejabat sulit dihubungi atau justru mengarahkan ke bidang lain. Bahkan saat menghubungi bidang GTK sejak pagi, hanya mendapat ceklis satu tanpa balasan,” ujar salah satu jurnalis dari PPWI.

Baca Juga :  Kemenag Hadiri Upacara Bendera dan Pembukaan MATSAMA di MTsN Batubara

Publik pun menyampaikan kekecewaan atas sikap pejabat yang dinilai tidak responsif. Menurut mereka, pejabat pemerintah seharusnya bersikap terbuka dan cepat memberikan informasi, terlebih dalam kasus yang menyangkut pengelolaan anggaran dan kualitas pendidikan.

“Kami tidak memahami mengapa pejabat terkesan menghindar dan sulit dihubungi. Padahal, informasi dari mereka sangat penting untuk memastikan kejelasan kasus ini,” ungkap Siti Aisyah.

Masyarakat mendesak Kepala Dinas Pendidikan OKI, Muhammad Refly, untuk segera turun tangan. Diharapkan, langkah tegas dapat diambil guna memastikan seluruh pejabat menjalankan tugasnya secara profesional, transparan, dan bertanggung jawab. (mediaviral.net)

banner 600x600

Berita Terkait

“Bau Pembungkaman Pers?” LSM Libra Indonesia Ancam Wartawan, Redaksi Pewarta: Jangan Gunakan Hukum untuk Bungkam Kritik!
AJP Pertanyakan Kelanjutan Laporan Dugaan Korupsi DPRD Lampung Barat, Publik Menunggu Ketegasan Kejaksaan
Skandal Renovasi Bendungan Air Alas? Diduga Gunakan Material Sungai Tanpa Transparansi
Skandal Memalukan! Oknum Pegawai Rutan Diduga Terlibat Upaya Penyelundupan Sabu ke Dalam Lapas Kotabumi, 40 Paket Narkoba Digagalkan
BMKG Waspadai “Godzilla El Niño” 2026: Ancaman Kemarau Ekstrem Mengintai, Polda Lampung Minta Warga Siaga Penuh!
Geger Desa Peucangpari! Dugaan Penyimpangan BLT DD 2020–2023 Menguat, Warga Minta Audit Menyeluruh
MoU Pemkab OKU Timur dan Kejaksaan Negeri Diperbarui, Perkuat Sinergi Bidang Hukum Perdata dan TUN
Sinergi Polres Lampung Utara dan Lapas Kotabumi Gagalkan Penyelundupan Sabu

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 00:17 WIB

“Bau Pembungkaman Pers?” LSM Libra Indonesia Ancam Wartawan, Redaksi Pewarta: Jangan Gunakan Hukum untuk Bungkam Kritik!

Rabu, 15 April 2026 - 19:28 WIB

AJP Pertanyakan Kelanjutan Laporan Dugaan Korupsi DPRD Lampung Barat, Publik Menunggu Ketegasan Kejaksaan

Rabu, 15 April 2026 - 18:10 WIB

Skandal Renovasi Bendungan Air Alas? Diduga Gunakan Material Sungai Tanpa Transparansi

Rabu, 15 April 2026 - 17:56 WIB

Skandal Memalukan! Oknum Pegawai Rutan Diduga Terlibat Upaya Penyelundupan Sabu ke Dalam Lapas Kotabumi, 40 Paket Narkoba Digagalkan

Rabu, 15 April 2026 - 17:46 WIB

BMKG Waspadai “Godzilla El Niño” 2026: Ancaman Kemarau Ekstrem Mengintai, Polda Lampung Minta Warga Siaga Penuh!

Berita Terbaru