Hibah Aset dari BRIN, Janji Sekolah Lapang atau Proyek Seremonial?

Kamis, 9 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Barat – MediaViral.net

Hibah aset berupa tanah, bangunan, dan peralatan mesin eks LIPI dari BRIN ke Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menuai sorotan. Di balik klaim sebagai langkah strategis, publik mulai mempertanyakan: akankah aset ini benar-benar dimanfaatkan, atau justru bernasib sama seperti banyak aset mangkrak lainnya?

Aset yang berlokasi di Pekon Padang Dalom, Kecamatan Balik Bukit itu disebut akan dijadikan sekolah lapang di bawah kendali BRIDA Lampung Barat. Bahkan, Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus juga menggadang-gadang lokasi tersebut menjadi pusat pendidikan dan pelatihan (diklat) ASN.

banner 600x600
Baca Juga :  Aliansi Masyarakat Anti Korupsi Kabupaten Batu Bara Apresiasi Kinerja Aparat Penegak Hukum Dalam Penanganan Kasus Kasus Korupsi P3K

Namun, rencana besar ini memicu tanda tanya. Pasalnya, tidak sedikit proyek serupa yang sebelumnya digembar-gemborkan berakhir tanpa kejelasan manfaat.

“Jangan sampai ini hanya jadi proyek papan nama. Masyarakat butuh bukti nyata, bukan sekadar rencana,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Bupati Parosil sendiri menyatakan akan menggandeng Universitas Lampung dan Institut Teknologi Sumatera dalam pengelolaannya. Namun, hingga kini belum dijelaskan secara rinci kapan realisasi dimulai, berapa anggaran yang akan digelontorkan, serta bagaimana skema pengelolaan jangka panjangnya.

Baca Juga :  Guna Menjaga Kondisi Prima Dalam Bertugas, Polres Kobar Melaksanakan Jalan Santai Bersama

Minimnya transparansi ini semakin memancing kecurigaan publik. Terlebih, hibah aset negara seharusnya dikelola secara terbuka dan akuntabel agar tidak berujung pada pemborosan atau bahkan potensi penyimpangan.

Jika benar dikelola serius, aset ini bisa menjadi pusat inovasi dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia di Lampung Barat. Namun jika tidak, bukan tidak mungkin lokasi tersebut hanya akan menjadi simbol ambisi tanpa realisasi.

Kini, masyarakat menunggu—apakah ini akan menjadi tonggak kemajuan, atau sekadar janji yang kembali menguap? (mediaviral.net)

banner 600x600

Berita Terkait

“Bau Pembungkaman Pers?” LSM Libra Indonesia Ancam Wartawan, Redaksi Pewarta: Jangan Gunakan Hukum untuk Bungkam Kritik!
AJP Pertanyakan Kelanjutan Laporan Dugaan Korupsi DPRD Lampung Barat, Publik Menunggu Ketegasan Kejaksaan
Skandal Renovasi Bendungan Air Alas? Diduga Gunakan Material Sungai Tanpa Transparansi
Skandal Memalukan! Oknum Pegawai Rutan Diduga Terlibat Upaya Penyelundupan Sabu ke Dalam Lapas Kotabumi, 40 Paket Narkoba Digagalkan
BMKG Waspadai “Godzilla El Niño” 2026: Ancaman Kemarau Ekstrem Mengintai, Polda Lampung Minta Warga Siaga Penuh!
Geger Desa Peucangpari! Dugaan Penyimpangan BLT DD 2020–2023 Menguat, Warga Minta Audit Menyeluruh
MoU Pemkab OKU Timur dan Kejaksaan Negeri Diperbarui, Perkuat Sinergi Bidang Hukum Perdata dan TUN
Sinergi Polres Lampung Utara dan Lapas Kotabumi Gagalkan Penyelundupan Sabu

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 00:17 WIB

“Bau Pembungkaman Pers?” LSM Libra Indonesia Ancam Wartawan, Redaksi Pewarta: Jangan Gunakan Hukum untuk Bungkam Kritik!

Rabu, 15 April 2026 - 19:28 WIB

AJP Pertanyakan Kelanjutan Laporan Dugaan Korupsi DPRD Lampung Barat, Publik Menunggu Ketegasan Kejaksaan

Rabu, 15 April 2026 - 18:10 WIB

Skandal Renovasi Bendungan Air Alas? Diduga Gunakan Material Sungai Tanpa Transparansi

Rabu, 15 April 2026 - 17:56 WIB

Skandal Memalukan! Oknum Pegawai Rutan Diduga Terlibat Upaya Penyelundupan Sabu ke Dalam Lapas Kotabumi, 40 Paket Narkoba Digagalkan

Rabu, 15 April 2026 - 17:46 WIB

BMKG Waspadai “Godzilla El Niño” 2026: Ancaman Kemarau Ekstrem Mengintai, Polda Lampung Minta Warga Siaga Penuh!

Berita Terbaru