Inspektorat OKI Diuji: Diam atau Berani Bongkar Dugaan Korupsi di SDN 15 Kayuagung?

Selasa, 7 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kayuagung, OKI, Sumatera Selatan – MediaViral.net

Dugaan korupsi, mark-up anggaran, hingga penyalahgunaan dana BOS di SD Negeri 15 Kayuagung kini menjadi sorotan serius publik. Masyarakat Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) mulai mempertanyakan sikap Inspektorat yang dinilai belum menunjukkan langkah tegas.

Desakan agar Inspektorat segera turun tangan terus menguat. Warga menilai, lambannya respons justru menimbulkan tanda tanya besar dan berpotensi memunculkan ketidakpercayaan terhadap lembaga pengawas tersebut.

banner 600x600

Siti Aisyah, salah satu warga Kayuagung, menyampaikan keresahan yang dirasakan masyarakat.
“Ini uang rakyat, bukan uang pribadi. Kalau memang ada dugaan korupsi dan mark-up, seharusnya segera diperiksa secara terbuka dan profesional,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemerintah Kampung Panca Karsa Purna Jaya Merealisasikan Pembangunan DD

Menurutnya, kasus ini menjadi ujian nyata bagi Inspektorat OKI dalam menjalankan fungsi pengawasan. Masyarakat berharap lembaga tersebut tidak hanya berperan secara administratif, tetapi juga mampu mengambil langkah konkret dalam menindaklanjuti dugaan pelanggaran.

Publik juga menilai, apabila dugaan ini benar terjadi, maka hal tersebut merupakan pelanggaran serius yang berdampak langsung pada kualitas pendidikan. Dana yang seharusnya digunakan untuk kepentingan siswa justru diduga tidak dimanfaatkan sebagaimana mestinya.

“Jika dibiarkan, hal seperti ini bisa merusak kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah, khususnya dalam pengelolaan anggaran pendidikan,” tambah Siti.

Baca Juga :  Telah Hadir Kantor Kecamatan Cikupa Sudah Bisa Cetak e KTP, KIA, Akte Kematian dan Lainya di Kantor Kecamatan Cikupa

Kekhawatiran lain yang muncul adalah potensi terjadinya praktik serupa di tempat lain jika tidak ada tindakan tegas. Oleh karena itu, masyarakat mendesak agar dilakukan pemeriksaan menyeluruh, transparan, dan akuntabel.

Kini, perhatian publik tertuju pada Inspektorat Kabupaten OKI. Masyarakat menunggu langkah nyata berupa investigasi mendalam serta penegakan aturan yang adil dan tidak tebang pilih.

Kepercayaan publik, pada akhirnya, akan sangat ditentukan oleh keberanian dan keseriusan dalam menindaklanjuti dugaan yang ada. (mediaviral.net)

banner 600x600

Berita Terkait

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu
Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain
PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi
Mengapa Bungkam? Dugaan Tertutupnya Informasi Dana BOS SDN 1 Hantatai Seret Disdikbud Lampung Barat dalam Sorotan
AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot
Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026
SD Negeri 02 Bumi Nabung Disorot Warga, Kondisi Gedung Memprihatinkan dan Membahayakan Siswa
Transparansi APBG Dipertanyakan, Warga Cot U Sibak Desak Audit Inspektorat atas Pengelolaan Sejak 2018

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:33 WIB

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:28 WIB

Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:24 WIB

PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:07 WIB

AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:02 WIB

Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026

Berita Terbaru