Lembaga Adat OKU Timur Akan Memberikan Gelaran Adat Penghormatan Kepada Kapolres Yang Baru

Minggu, 7 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OKU TIMUR/SUMATRA SELATAN, MEDIA-VIRAL.ID

Jabatan Kapolres OKU Timur kembali berganti, setelah sebelumnya dijabat oleh AKBP Dwi Agung Setyono, kini dijabat oleh AKBP Kevin Leleury yang sebelumnya bertugas di Satbrimob Polda Metro Jaya.

Mutasi tersebut tertuang dalam surat telegram rahasia (STR) Kapolri Nomor: 1236-1239/VI/Kep/2023 dikeluarkan tanggal 25 Juni 2024, yang ditandatangani An Kapolri AS SDM Irjen Dedi.

banner 600x600

Seperti di momen-momen sebelumnya, adat budaya yang telah dibangun oleh Lembaga Pembina Adat di Kabupaten OKU Timur ketika ada pergantian atau penugasan baru bagi Pejabat instansi di OKU Timur akan diberikan gelar adat penghormatan.

Ketua Lembaga Pembina Adat Kabupaten OKU Timur H. Leo Budi Rachmadi, SE dalam rilisnya menyampaikan, direncanakan pada Sabtu, 13 Juli 2024 mendatang akan diberikan gelar adat penghormatan kepada Kapolres OKU Timur Yang baru, pemberian gelar ini bersamaan dengan acara pisah sambut dengan Kapolres yang lama yang akan digelar di Balai Rakyat Pemkab OKU Timur.

Baca Juga :  Sekura Cakak Buah Disorot: Pesta Rakyat atau Sekadar “Topeng” Kebersamaan? Wabup Mad Hasnurin Lempar Sindiran Pedas!

“Pemberian gelar adat penghormatan ini Ini merupakan tradisi Leluhur Komering kita, memberikan penghormatan kepada para penyelenggara Pemerintahan khususnya di Kabupaten OKU Timur sebagai tempat berdomisili Suku Komering terbesar di Sumatera Selatan,” ujarnya. Minggu (07/07/2024).

Dia menambahkan, tradisi pemberian Adok, Jajuluk atau Gelaran penghormatan ini merupakan pemberian nama Adat Non Genetik selain Adok, Jajuluk atau Gelaran Pengangkonan. Sedangkan secara Genetik (garis keturunan / titisan darah) ada 2 Juga Adok/Jajuluk/Gelaran Yaitu Penyimbang dan Penyansan.

Baca Juga :  Megawati: Kalau Tidak Ada Presiden Sukarno Kalian Masih Jadi Budak, Tantang Siapa Saja Bersejarah, Jujur Itu Pahit

“Untuk pemberian Jajuluk Penghormatan ini berasal dari Tiyuh Tuhha Minanga Kecamatan Semendawai Barat dari Keluarga Besar yang Mulia Kiyianda Ali Pasay, S.Pd sebagai Kepala Pesirah Adat Semendaway Barat,” tambahnya.

Dikatakan Leo, Gelar Adat penghormatan dari masyarakat Komering ini memiliki pesan moral yang diberikan kepada seseorang yang mengemban jabatan, baik Pemerintahan maupun Swasta sehingga diharapkan seorang tersebut dapat amanah menjalankan tugas jabatannya.

“Serta agar seseorang tersebut dapat berinteraksi, tidak alergi, dan tidak salah tafsir serta cepat memahami Budaya Komering khususnya Adat Istiadat dan telah menjadi Warga Adat Keluarga yang Memberikan Nama Adat tersebut,” kata Leo. (media-viral.id)

banner 600x600

Berita Terkait

“Bau Pembungkaman Pers?” LSM Libra Indonesia Ancam Wartawan, Redaksi Pewarta: Jangan Gunakan Hukum untuk Bungkam Kritik!
AJP Pertanyakan Kelanjutan Laporan Dugaan Korupsi DPRD Lampung Barat, Publik Menunggu Ketegasan Kejaksaan
Skandal Renovasi Bendungan Air Alas? Diduga Gunakan Material Sungai Tanpa Transparansi
Skandal Memalukan! Oknum Pegawai Rutan Diduga Terlibat Upaya Penyelundupan Sabu ke Dalam Lapas Kotabumi, 40 Paket Narkoba Digagalkan
BMKG Waspadai “Godzilla El Niño” 2026: Ancaman Kemarau Ekstrem Mengintai, Polda Lampung Minta Warga Siaga Penuh!
Geger Desa Peucangpari! Dugaan Penyimpangan BLT DD 2020–2023 Menguat, Warga Minta Audit Menyeluruh
MoU Pemkab OKU Timur dan Kejaksaan Negeri Diperbarui, Perkuat Sinergi Bidang Hukum Perdata dan TUN
Sinergi Polres Lampung Utara dan Lapas Kotabumi Gagalkan Penyelundupan Sabu

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 00:17 WIB

“Bau Pembungkaman Pers?” LSM Libra Indonesia Ancam Wartawan, Redaksi Pewarta: Jangan Gunakan Hukum untuk Bungkam Kritik!

Rabu, 15 April 2026 - 19:28 WIB

AJP Pertanyakan Kelanjutan Laporan Dugaan Korupsi DPRD Lampung Barat, Publik Menunggu Ketegasan Kejaksaan

Rabu, 15 April 2026 - 18:10 WIB

Skandal Renovasi Bendungan Air Alas? Diduga Gunakan Material Sungai Tanpa Transparansi

Rabu, 15 April 2026 - 17:56 WIB

Skandal Memalukan! Oknum Pegawai Rutan Diduga Terlibat Upaya Penyelundupan Sabu ke Dalam Lapas Kotabumi, 40 Paket Narkoba Digagalkan

Rabu, 15 April 2026 - 17:46 WIB

BMKG Waspadai “Godzilla El Niño” 2026: Ancaman Kemarau Ekstrem Mengintai, Polda Lampung Minta Warga Siaga Penuh!

Berita Terbaru