Mini Lokakarya Puskesmas Banjit Diwarnai Bagi-bagi Uang, Pernyataan Sepihak Kepala Puskesmas Disayangkan

Kamis, 7 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Way Kanan/Lampung, MediaViral.net

Kegiatan lokakarya mini lintas sektoral yang digelar oleh UPT Puskesmas Banjit pada Rabu, 6 Agustus 2025, di ruang pertemuan Puskesmas Banjit menuai sorotan publik. Acara yang seharusnya memperkuat koordinasi dan sinergi antarinstansi justru diwarnai dengan praktik bagi-bagi uang kepada peserta, yang memunculkan tanda tanya besar terhadap etika dan transparansi penggunaan anggaran negara.

Praktik tersebut dibenarkan oleh salah satu peserta kegiatan berinisial MZ, yang meminta agar namanya tidak dipublikasikan secara lengkap.

banner 600x600

“Iya benar, ada pembagian uang saat acara. Tapi saya tidak bisa bicara banyak, mohon tidak sebut nama lengkap saya,” ujar MZ kepada tim media.

Baca Juga :  Peringati Hari Kemerdekaan RI ke-79, Polres Kobar Menggelar Upacara Bendera di Halaman Mako Polres

Menindaklanjuti informasi tersebut, tim investigasi mencoba menghubungi pihak penyelenggara untuk konfirmasi langsung. Namun sangat disayangkan, Kepala UPT Puskesmas Banjit, Wayan Budi, merespons dengan kata mohon izin bapak, kami punya media sosial seperti Facebook, TikTok, dan Instagram — tanpa memberikan ruang klarifikasi yang sehat dan terbuka.

Respons sepihak ini dinilai tidak mencerminkan semangat transparansi dan pelayanan publik yang profesional.

Baca Juga :  Pemkab OKI Apresiasi Double Steak 77 Atas Kepatuhan Membayar Pajak

“Pernyataan seperti itu tidak layak disampaikan oleh pejabat yang mengemban amanah untuk melayani masyarakat secara terbuka dan bertanggung jawab,” ujar perwakilan tim media.

Media memiliki peran strategis sebagai pengawas sosial serta penghubung antara masyarakat dan pemerintah. Penolakan terhadap konfirmasi hanya akan memperbesar kecurigaan dan mengganggu kepercayaan publik.

Diharapkan ke depan, seluruh pejabat publik khususnya dalam sektor pelayanan kesehatan, dapat lebih terbuka, komunikatif, dan menjunjung tinggi prinsip akuntabilitas dalam setiap pelaksanaan kegiatan.

banner 600x600

Berita Terkait

Amarah Pedagang Meledak, Kantor Bupati OKU Diguruduk: Direksi Perumda Pasar Didesak Dicopot
“Rp450 Juta atau Dideportasi!” – Skandal Dugaan Pemerasan Oknum Imigrasi Yogya Gegerkan Publik, Investor Asing Diperlakukan Bak ‘ATM Berjalan’
Baru Dua Hari Menjabat, Kadis Pendidikan Kota Bengkulu Langsung “Tancap Gas” Benahi Dunia Pendidikan
Baru Dua Hari Menjabat, Kadis Pendidikan Kota Bengkulu Langsung “Tancap Gas” Benahi Dunia Pendidikan
“Bau Pembungkaman Pers?” LSM Libra Indonesia Ancam Wartawan, Redaksi Pewarta: Jangan Gunakan Hukum untuk Bungkam Kritik!
AJP Pertanyakan Kelanjutan Laporan Dugaan Korupsi DPRD Lampung Barat, Publik Menunggu Ketegasan Kejaksaan
Skandal Renovasi Bendungan Air Alas? Diduga Gunakan Material Sungai Tanpa Transparansi
Skandal Memalukan! Oknum Pegawai Rutan Diduga Terlibat Upaya Penyelundupan Sabu ke Dalam Lapas Kotabumi, 40 Paket Narkoba Digagalkan

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 14:34 WIB

Amarah Pedagang Meledak, Kantor Bupati OKU Diguruduk: Direksi Perumda Pasar Didesak Dicopot

Kamis, 16 April 2026 - 12:49 WIB

“Rp450 Juta atau Dideportasi!” – Skandal Dugaan Pemerasan Oknum Imigrasi Yogya Gegerkan Publik, Investor Asing Diperlakukan Bak ‘ATM Berjalan’

Kamis, 16 April 2026 - 12:43 WIB

Baru Dua Hari Menjabat, Kadis Pendidikan Kota Bengkulu Langsung “Tancap Gas” Benahi Dunia Pendidikan

Kamis, 16 April 2026 - 11:45 WIB

Baru Dua Hari Menjabat, Kadis Pendidikan Kota Bengkulu Langsung “Tancap Gas” Benahi Dunia Pendidikan

Kamis, 16 April 2026 - 00:17 WIB

“Bau Pembungkaman Pers?” LSM Libra Indonesia Ancam Wartawan, Redaksi Pewarta: Jangan Gunakan Hukum untuk Bungkam Kritik!

Berita Terbaru