Amarah Pedagang Meledak, Kantor Bupati OKU Diguruduk: Direksi Perumda Pasar Didesak Dicopot

Kamis, 16 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Baturaja, OKU, Sumatera Selatan – MediaViral.net

Ratusan pedagang di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) meluapkan kekecewaan mereka dengan menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Bupati OKU, Kamis (16/4/2026). Mereka mendesak pencopotan jajaran direksi Perumda Pasar serta meminta pengusutan dugaan penyimpangan dalam pengelolaan pasar.

Aksi dimulai dari Jalan Ir. Sutami, Bukit Dempo, dengan doa bersama sebelum massa bergerak menuju kantor bupati. Sekitar pukul 09.30 WIB, para pedagang tiba dan langsung menyampaikan aspirasi di bawah pengawalan aparat kepolisian dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

banner 600x600

Dalam orasi, pedagang menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi. Mulai dari dugaan pungutan liar, ketidakjelasan petugas di lapangan, hingga kebijakan yang dinilai memberatkan pedagang kecil.

Baca Juga :  Kapolres Kobar Tekankan ke Personel Untuk Selalu Humanis Kepada Masyarakat Saat Meresmikan Mushola Polsek Aruta

Mereka juga menyoroti adanya oknum yang tidak menggunakan atribut resmi, sehingga menimbulkan keresahan dan membuka peluang terjadinya penyalahgunaan wewenang.

Salah satu tuntutan utama yang disampaikan adalah pencopotan Direktur Perumda Pasar beserta jajarannya, termasuk Kepala Unit Pasar Lama Baturaja.

Selain itu, pedagang mendesak dilakukannya audit menyeluruh terhadap keuangan Perumda Pasar OKU. Mereka juga meminta aparat penegak hukum untuk mengusut dugaan korupsi secara transparan dan tuntas.

Peraturan Daerah Nomor 10 Tahun 2022 turut menjadi sorotan. Pedagang menilai aturan tersebut tidak berpihak kepada mereka dan justru menambah beban, sehingga mendesak agar dilakukan evaluasi hingga pencabutan.

Sejumlah tuntutan lain yang disampaikan antara lain penghentian praktik penyitaan dan penjualan kios secara sepihak, penghapusan denda baru, pengembalian kios kepada pemilik awal, serta penerapan sistem pembayaran retribusi yang transparan melalui rekening resmi Perumda.

Baca Juga :  Kadis DLH Bandar Lampung Bungkam, Rp30,9 Miliar Disorot di Balik Armada “Bangkai Berjalan”

Pedagang juga meminta seluruh petugas pasar menggunakan atribut resmi guna menciptakan ketertiban dan mencegah penyalahgunaan wewenang.

Menanggapi aksi tersebut, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja OKU, Firmansyah, menyatakan bahwa seluruh aspirasi pedagang akan disampaikan kepada Bupati OKU. Perwakilan instansi terkait juga memastikan akan segera menggelar rapat untuk membahas tuntutan tersebut sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Aksi berlangsung tertib dan berakhir kondusif. Namun, para pedagang menegaskan akan kembali menggelar aksi dengan jumlah massa yang lebih besar apabila tuntutan mereka tidak segera ditindaklanjuti. (mediaviral.net)

banner 600x600

Berita Terkait

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu
Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain
PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi
Mengapa Bungkam? Dugaan Tertutupnya Informasi Dana BOS SDN 1 Hantatai Seret Disdikbud Lampung Barat dalam Sorotan
AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot
Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026
SD Negeri 02 Bumi Nabung Disorot Warga, Kondisi Gedung Memprihatinkan dan Membahayakan Siswa
Transparansi APBG Dipertanyakan, Warga Cot U Sibak Desak Audit Inspektorat atas Pengelolaan Sejak 2018

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:33 WIB

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:28 WIB

Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:24 WIB

PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:07 WIB

AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:02 WIB

Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026

Berita Terbaru