Bengkulu, 14 April 2026 – MediaViral.net
Sebuah proyek pembuatan bantalan untuk pergantian jembatan di jalan negara, tepatnya di Desa Talang Sali, Kabupaten Seluma, menuai sorotan tajam dari publik. Proyek yang seharusnya menjadi akses vital masyarakat ini justru terkesan dikerjakan tanpa transparansi.
Awak media Viral.co yang melintas di lokasi mendapati adanya aktivitas pekerjaan, namun tidak ditemukan papan informasi proyek sebagaimana mestinya. Tidak diketahui siapa pelaksana kegiatan, berapa besar anggaran yang digunakan, serta dari mana sumber dananya. Kondisi ini memicu dugaan adanya proyek “siluman” yang tidak terbuka kepada publik.

Di lapangan, pekerjaan juga terlihat tidak maksimal. Hanya tiga orang pekerja yang melakukan pengecoran bantalan jembatan secara manual tanpa menggunakan mesin molen. Bahkan, dalam proses perataan adukan semen, pekerja tampak menggunakan cara yang dinilai tidak sesuai standar konstruksi.
Saat dikonfirmasi, para pekerja mengaku tidak mengetahui detail proyek tersebut.
“Kami hanya bekerja,” ujar salah satu pekerja singkat.
Situasi ini semakin memperkuat kecurigaan masyarakat. Bagaimana mungkin proyek di jalan negara yang diduga menggunakan anggaran publik dikerjakan tanpa keterbukaan informasi?
Padahal, dalam setiap proyek yang bersumber dari anggaran negara, transparansi merupakan kewajiban. Papan informasi proyek menjadi bagian penting agar masyarakat mengetahui nilai anggaran, pelaksana, serta waktu pengerjaan.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kontraktor maupun instansi terkait. Ketidakjelasan ini justru menimbulkan pertanyaan besar di tengah masyarakat: ada apa sebenarnya di balik proyek tersebut? (mediaviral.net)










