Safari Subuh Berubah Jadi Peringatan Keras! Kapolres Aceh Tengah Soroti Hoaks, Disiplin Lalu Lintas, hingga Lemahnya Pengawasan Anak

Rabu, 15 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tengah – MediaViral.net

Kegiatan Safari Subuh “Rabu Berkah” di Masjid Raudhatul Jannah, Kampung Blang Kolak I, Kecamatan Bebesen, Rabu (15/4/2026), mendadak menjadi panggung peringatan keras bagi masyarakat. Kapolres Aceh Tengah, Muhamad Taufiq, secara tegas menyoroti berbagai persoalan krusial yang dinilai bisa mengancam stabilitas daerah jika terus diabaikan.

Di hadapan jamaah, Kapolres mengingatkan bahwa situasi aman dan kondusif di Aceh Tengah bukanlah sesuatu yang bisa dianggap remeh. Ia menegaskan, kelalaian sedikit saja dari masyarakat dapat membuka celah munculnya gangguan keamanan.

banner 600x600

“Situasi saat ini memang aman, tapi jangan sampai kita terlena. Kalau masyarakat lengah, potensi gangguan kamtibmas bisa muncul kapan saja,” tegasnya dengan nada serius.

Tak hanya itu, ia juga menyinggung maraknya penyebaran hoaks yang dinilai semakin meresahkan. Kapolres memperingatkan masyarakat agar tidak menjadi bagian dari penyebar informasi yang belum jelas kebenarannya.

Baca Juga :  Apresiasi Dalam Pengelolaan Anggaran Secara Transparan, Polres Kobar Raih Penghargaan IKPA Terbaik Triwulan I Tahun 2024

“Hoaks itu berbahaya. Bisa memicu kepanikan, bahkan konflik. Jangan asal percaya, apalagi ikut menyebarkan,” ujarnya.

Isu kelangkaan BBM yang sempat beredar pun ikut disorot. Kapolres memastikan bahwa kabar tersebut tidak benar dan meminta masyarakat tidak mudah terpancing isu yang belum terverifikasi.

Selain persoalan informasi, disiplin berlalu lintas juga menjadi sorotan tajam. Kapolres menilai masih banyak masyarakat yang mengabaikan keselamatan diri, terutama dengan tidak menggunakan helm saat berkendara.

“Jangan tunggu celaka baru sadar. Helm itu untuk menyelamatkan nyawa, bukan sekadar formalitas,” katanya dengan tegas.

Yang tak kalah mengejutkan, Kapolres juga mengungkap lemahnya pengawasan orang tua terhadap anak-anak. Ia mencontohkan kasus laporan anak hilang yang sempat menghebohkan, namun ternyata hanya karena kurangnya komunikasi dalam keluarga.

Baca Juga :  Pemdes Desa Talang Jembatan Menyalurkan Bantuan Pangan Beras 10 Kg, Kepada 124 Keluarga Penerima Manfaat

“Ini bukti bahwa pengawasan kita masih lemah. Anak bisa pergi tanpa kabar, orang tua panik. Hal seperti ini harus jadi perhatian serius,” ungkapnya.

Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan keluarga masing-masing, memperkuat komunikasi, serta tidak lengah dalam menjaga keamanan bersama.

Safari Subuh yang awalnya berlangsung khidmat itu pun berubah menjadi momen refleksi keras bagi masyarakat Aceh Tengah—bahwa ancaman tidak selalu datang dari luar, tetapi juga bisa muncul dari kelalaian sendiri.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda, tokoh agama, serta masyarakat yang mengikuti shalat subuh berjamaah. (mediaviral.net)

banner 600x600

Berita Terkait

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu
Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain
PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi
Mengapa Bungkam? Dugaan Tertutupnya Informasi Dana BOS SDN 1 Hantatai Seret Disdikbud Lampung Barat dalam Sorotan
AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot
Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026
SD Negeri 02 Bumi Nabung Disorot Warga, Kondisi Gedung Memprihatinkan dan Membahayakan Siswa
Transparansi APBG Dipertanyakan, Warga Cot U Sibak Desak Audit Inspektorat atas Pengelolaan Sejak 2018

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:33 WIB

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:28 WIB

Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:24 WIB

PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:07 WIB

AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:02 WIB

Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026

Berita Terbaru