Sekda OKI Disorot! Kasus SDN 15 Kayuagung Menguap, Publik Geram Tuntut Tindakan Nyata

Selasa, 14 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kayuagung, OKI, Sumatera Selatan – MediaViral.net

Kasus dugaan pelanggaran kehadiran dan pengelolaan anggaran di SDN 15 Kayuagung kian memicu kemarahan publik. Alih-alih mendapatkan kejelasan, masyarakat justru disuguhkan sikap saling lempar tanggung jawab dari jajaran Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) yang dinilai bungkam dan sulit dihubungi.

Sorotan kini mengarah ke Sekretaris Daerah (Sekda) OKI, Asmar Wijaya. Respons singkat yang ia sampaikan melalui WhatsApp kepada jurnalis PPWI pada Senin (13/04/2026) dinilai terlalu normatif dan belum menunjukkan ketegasan.

banner 600x600

“Tks infonya akan kita teruskan ke yang terkait,” tulisnya singkat.

Jawaban tersebut memantik kekecewaan publik. Banyak pihak menilai pernyataan itu tidak cukup untuk menjawab keresahan masyarakat yang menuntut kejelasan dan tindakan konkret atas dugaan pelanggaran yang terjadi.

Baca Juga :  Pelaku Korupsi Adalah Musuh Bangsa dan Negara, APH Lampura Diminta Periksa Semua Bangunan DD dan ADD di Desa Hanakau Jaya Sungkai Utara

Salah satu warga Kayuagung, Siti Aisyah, secara tegas menyuarakan kekecewaannya. Ia menilai pemerintah daerah terkesan lamban dan tidak serius menangani persoalan yang menyangkut dunia pendidikan.

“Ini bukan sekadar masalah internal. Ini soal uang rakyat dan masa depan anak-anak. Kalau hanya diteruskan tanpa tindakan tegas, sama saja membiarkan masalah ini berlarut-larut,” tegasnya.

Ia juga menyoroti sikap sejumlah pejabat Disdik OKI yang dinilai tidak kooperatif dan cenderung menghindar dari tanggung jawab. Kondisi ini semakin memperkuat kecurigaan publik terhadap transparansi penanganan kasus.

“Kalau pejabatnya saling lempar tanggung jawab dan sulit dihubungi, wajar kalau publik curiga. Jangan sampai ada yang disembunyikan,” tambahnya.

Baca Juga :  Pj Kades Kinciran Kasim Realisasikan Belanja Kendaraan Roda Empat Ambulance Melalui Dana Desa

Gelombang desakan kini semakin menguat. Masyarakat meminta agar Sekda OKI tidak hanya menjadi penerus laporan, tetapi juga mengambil langkah nyata dan tegas terhadap setiap dugaan pelanggaran.

Publik juga menuntut transparansi dalam proses penanganan kasus ini. Jika terbukti terjadi penyimpangan anggaran atau pelanggaran disiplin, maka sanksi harus dijatuhkan sesuai ketentuan hukum yang berlaku tanpa pandang bulu.

Kasus SDN 15 Kayuagung kini menjadi ujian serius bagi komitmen Pemerintah Kabupaten OKI dalam menjaga integritas dan akuntabilitas pengelolaan pendidikan. Jika tidak segera dituntaskan, kepercayaan masyarakat dikhawatirkan akan terus menurun. (mediaviral.net)

banner 600x600

Berita Terkait

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu
Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain
PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi
Mengapa Bungkam? Dugaan Tertutupnya Informasi Dana BOS SDN 1 Hantatai Seret Disdikbud Lampung Barat dalam Sorotan
AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot
Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026
SD Negeri 02 Bumi Nabung Disorot Warga, Kondisi Gedung Memprihatinkan dan Membahayakan Siswa
Transparansi APBG Dipertanyakan, Warga Cot U Sibak Desak Audit Inspektorat atas Pengelolaan Sejak 2018

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:33 WIB

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:28 WIB

Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:24 WIB

PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:07 WIB

AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:02 WIB

Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026

Berita Terbaru