Skandal Emas Ilegal Terkuak! Toko Emas di Lampung Diduga Jadi Penampung Hasil Tambang Gelap Way Kanan

Jumat, 10 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Way Kanan, Lampung — MediaViral.net

Praktik tambang emas ilegal di Way Kanan kini memasuki babak yang lebih serius. Aparat dari Kepolisian Daerah Lampung mengungkap adanya dugaan keterlibatan sejumlah toko emas dalam menampung hasil tambang ilegal.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Lampung, Heri Rusyaman, menyampaikan bahwa penyelidikan menemukan aliran emas ilegal yang tidak hanya beredar di wilayah Lampung, tetapi juga mengalir hingga ke Tangerang dan Bekasi.

banner 600x600

“Salah satunya yang sudah kami lakukan tindakan adalah toko JSR. Kemudian ada lima toko lain yang masih dalam proses pendalaman,” ujarnya, Kamis (9/4/2026).

Baca Juga :  Humanis, Tiga Prajurit Yonif TP 892/VS Way Kanan Bantu Warga Mogok di Depan Mako

Selain itu, penyidik juga tengah menelusuri aliran dana yang berkaitan dengan aktivitas tersebut. Polisi membuka kemungkinan penerapan pasal Tindak Pidana Pencucian Uang jika ditemukan bukti adanya upaya menyamarkan hasil kejahatan melalui transaksi emas.

Sejauh ini, tiga orang telah ditetapkan sebagai tersangka tambahan. Mereka diduga berperan sebagai penampung emas dari para penambang ilegal, sebelum kemudian menjualnya kembali ke toko emas.

Baca Juga :  Kali ini Dinas Koprasi OKU Timur Jadi Sorotan BPK, Ratusan Juta Dana Pinjaman Hilang Diduga Lemahnya Pengawasan

Polda Lampung menegaskan bahwa pengungkapan kasus ini tidak akan berhenti pada pelaku di lapangan. Penelusuran akan terus dikembangkan untuk mengungkap pihak-pihak lain, termasuk dugaan adanya pemodal utama di balik aktivitas tambang ilegal tersebut.

Kasus ini menjadi perhatian serius karena tidak hanya berkaitan dengan pelanggaran hukum, tetapi juga berdampak pada kerusakan lingkungan serta potensi kerugian negara. (mediaviral.net)

banner 600x600

Berita Terkait

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu
Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain
PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi
Mengapa Bungkam? Dugaan Tertutupnya Informasi Dana BOS SDN 1 Hantatai Seret Disdikbud Lampung Barat dalam Sorotan
AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot
Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026
SD Negeri 02 Bumi Nabung Disorot Warga, Kondisi Gedung Memprihatinkan dan Membahayakan Siswa
Transparansi APBG Dipertanyakan, Warga Cot U Sibak Desak Audit Inspektorat atas Pengelolaan Sejak 2018

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:33 WIB

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:28 WIB

Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:24 WIB

PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:07 WIB

AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:02 WIB

Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026

Berita Terbaru