Lampung Utara — MediaViral.net
Dugaan carut-marut pengelolaan keuangan di SMPN 2 Tanjung Raja, Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Lampung Utara, mencuat ke permukaan. Pernyataan mengejutkan datang dari bendahara sekolah, Dwi Ika, yang mengaku tidak pernah memegang dana sekolah sama sekali.
Saat dikonfirmasi awak media, Dwi Ika secara tegas menyebut seluruh aliran dana berada di tangan kepala sekolah.
“Saya tidak pernah pegang dana atau uang sekolah, semua dipegang oleh kepala sekolah,” ungkapnya.

Pernyataan ini memicu tanda tanya publik. Dalam sistem pengelolaan keuangan sekolah, bendahara memiliki peran penting sebagai pengelola administrasi dan pertanggungjawaban anggaran. Jika bendahara tidak dilibatkan, hal ini menimbulkan dugaan adanya pengelolaan keuangan yang tidak transparan.
Tak hanya soal keuangan, kondisi administrasi sekolah juga menjadi sorotan. Berdasarkan pantauan di lokasi, tidak terlihat papan nama guru maupun data siswa yang seharusnya dipasang sebagai bentuk keterbukaan informasi kepada publik.
Minimnya informasi tersebut menimbulkan kesan kurang terbukanya manajemen sekolah. Padahal, transparansi merupakan prinsip penting dalam pengelolaan institusi pendidikan yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat, khususnya wali murid.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMPN 2 Tanjung Raja, Merita Diana, hingga saat ini belum memberikan klarifikasi terkait pernyataan bendahara maupun kondisi administrasi di sekolah tersebut.
Masyarakat berharap Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Utara dapat segera melakukan evaluasi dan pembinaan guna memastikan tata kelola sekolah berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku serta menjunjung tinggi prinsip transparansi dan akuntabilitas. (mediaviral.net)










