Acara Organ Tunggal di Lahat Menjadi Pesta Kematian, Tiga Orang Kena Tusuk Pisau, Dua Meninggal dan Salah Satu Anak Kades

Senin, 7 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lahat/Sumatra Selatan, mediaviral.net

Dua nyawa melayang saat pesta organ tunggal di kabupaten Lahat, Sumatra Selatan.

Salah seorang korban tewas ternyata anak seorang Kepala Kesa.

banner 600x600

Aksi perkelahian yang berujung pada hilangnya 2 nyawa korban ini hanya berselang 30 menit.

Pesta organ tunggal itu berlangsung di Desa Talang Sejumput, Kecamatan Lahat Selatan, Kabupaten Lahat, Rabu dinihari 2 Juli 2025.

Korban tewas pertama adalah Septori Nopriawan (28), warga Desa Talang Sejemput.

Sebelumnya, saat di acara Organ Tuggal Septori terlibat keributan dengan ayah dan anak, Junani (42) dan AI (17).

Tersangka dan korban padahal masih ada hubungan keluarga cukup dekat.

Namun karena pernah ribut 1 tahun lalu, keributan kembali meledak di acara OT itu.

Septori tewas tidak jauh dari arena Organ Tunggal, sedangkan kakaknya Ariadi Apriadi menderita luka tusuk sajam.

Mirisnya, hanya selang 30 menit di acara OT yang sama terjadi juga pembunuhan.

Namun kasusnya berbeda, kali korbannya seorang anak Kades, yaitu Beben Erlangga.

Baca Juga :  Dua Pria di Way Kanan Ditangkap, Gasak 46 Batang Rel Kereta, Kerugian Capai Ratusan Juta!

Anak dari Kades Padang Pagun itu ditemukan tewas dengan luka di sekujur tubuhnya.

Namun belum jelas siapa pelakunya.

“Korban ditemukan warga di TKP diduga dibunuh OTK usai berlangsung hiburan rakyat di Desa itu,” ujar Kapolres Lahat AKBP Novi Edyanto SIk MIk melalui Kasat Reskrim AKP Redho Rizky Pratama STrk SIk, Jumat, 4 Juli 2025.

Dari keterangan Kades Padang Pagun, Kecamatan Pagar Gunung, Lahat, Nahudin (yang juga ayah korban) bahwa anaknya sempat pamit akan menghadiri acara hiburan malam.

Namun akhirnya dia mendapat kabar duka itu.

Polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya pakaian korban yang berlumuran darah.

“Saat ini kasus masih dalam proses lidik. Kami telah melakukan olah TKP, memeriksa saksi, dan mengamankan barang bukti. Tim sedang bekerja untuk mengungkap siapa pelakunya,” jelas AKP Redho Rizky.

Untuk kasus pembunuhan Septori Nopriawan, Polres Lahat sudah menangkap pelakunya.

Pembunuh warga Desa Talang Sejemput itu diamankan di rumahnya.

Baca Juga :  Pemandu Lagu Meninggal Diduga Akibat Miras, Akan Adakah Pelaku yang di Tangkap

Pelaku ayah dan anak, Junani (42) dan Al (17), yang juga warga Desa Talang Sejumput dan kini sudah mendekam di Sel tahanan Polres Lahat.

“Tersangka diamankan bersama barang bukti pakaian berlumuran darah,” ujar AKP Redho Rizky.

Dijelaskannya bahwa antara keluarga korban dan keluarga tersangka masih kerabat dekat.

Sebelumnya sudah ada perselisihan antara keduanya dan sempat bertemu kembali di arena organ tunggal.

“Keduanya memang ada permasalahan setahun lalu, masalah motor. Sehingga hubungan keduanya tidak baik,” ungkapnya.

Selanjutnya, saat hendak pulang keduanya kembali bertemu di jalan.

“Awalnya sempat cekcok di acara organ tunggal, lalu pulang, di jalan pulang terjadi perselisihan kembali,” jelas Redho.

Melihat ayahnya ribut dengan kedua korban, Al ikut berkelahi dan menusuk kedua korban.

“Kami masih melakukan pemeriksaan saksi atas kejadian tersebut karena tak lama berselang ada kejadian serupa di arena organ tunggal,” jelas AKP Redho Rizky

banner 600x600

Berita Terkait

“Bau Pembungkaman Pers?” LSM Libra Indonesia Ancam Wartawan, Redaksi Pewarta: Jangan Gunakan Hukum untuk Bungkam Kritik!
AJP Pertanyakan Kelanjutan Laporan Dugaan Korupsi DPRD Lampung Barat, Publik Menunggu Ketegasan Kejaksaan
Skandal Renovasi Bendungan Air Alas? Diduga Gunakan Material Sungai Tanpa Transparansi
Skandal Memalukan! Oknum Pegawai Rutan Diduga Terlibat Upaya Penyelundupan Sabu ke Dalam Lapas Kotabumi, 40 Paket Narkoba Digagalkan
BMKG Waspadai “Godzilla El Niño” 2026: Ancaman Kemarau Ekstrem Mengintai, Polda Lampung Minta Warga Siaga Penuh!
Geger Desa Peucangpari! Dugaan Penyimpangan BLT DD 2020–2023 Menguat, Warga Minta Audit Menyeluruh
MoU Pemkab OKU Timur dan Kejaksaan Negeri Diperbarui, Perkuat Sinergi Bidang Hukum Perdata dan TUN
Sinergi Polres Lampung Utara dan Lapas Kotabumi Gagalkan Penyelundupan Sabu

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 00:17 WIB

“Bau Pembungkaman Pers?” LSM Libra Indonesia Ancam Wartawan, Redaksi Pewarta: Jangan Gunakan Hukum untuk Bungkam Kritik!

Rabu, 15 April 2026 - 19:28 WIB

AJP Pertanyakan Kelanjutan Laporan Dugaan Korupsi DPRD Lampung Barat, Publik Menunggu Ketegasan Kejaksaan

Rabu, 15 April 2026 - 18:10 WIB

Skandal Renovasi Bendungan Air Alas? Diduga Gunakan Material Sungai Tanpa Transparansi

Rabu, 15 April 2026 - 17:56 WIB

Skandal Memalukan! Oknum Pegawai Rutan Diduga Terlibat Upaya Penyelundupan Sabu ke Dalam Lapas Kotabumi, 40 Paket Narkoba Digagalkan

Rabu, 15 April 2026 - 17:46 WIB

BMKG Waspadai “Godzilla El Niño” 2026: Ancaman Kemarau Ekstrem Mengintai, Polda Lampung Minta Warga Siaga Penuh!

Berita Terbaru