Dana Rp127 Juta Diduga “Raib”, Ternak Itik Desa Campang Gijul Hanya 30 Ekor Setelah Setahun

Kamis, 9 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Utara – MediaViral.net

Dugaan penyimpangan anggaran kembali mencuat di Desa Campang Gijul, Kecamatan Abung Kepurun, Kabupaten Lampung Utara. Program peternakan itik yang dibiayai dana mencapai Rp127 juta kini menuai sorotan tajam dari masyarakat.

Pasalnya, setelah berjalan kurang lebih satu tahun, jumlah ternak itik yang ada di lapangan diduga hanya sekitar 30 ekor. Kondisi ini dinilai sangat tidak sebanding dengan besarnya anggaran yang telah dikucurkan oleh negara.

banner 600x600
Baca Juga :  Korban Bantah Tuduhan Penipuan Uang Damai, Sidang Kasus Penganiayaan di PN Kotabumi Berlanjut

Sejumlah warga mempertanyakan transparansi pengelolaan dana tersebut. Mereka menduga adanya praktik penyelewengan yang melibatkan oknum kepala desa bersama pihak pengelola program.

“Dengan anggaran sebesar itu, seharusnya hasilnya jelas dan bisa dirasakan masyarakat. Tapi kenyataannya jauh dari harapan,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Kondisi ini memicu kecurigaan publik bahwa dana yang seharusnya digunakan untuk pengembangan peternakan justru diduga tidak dikelola sebagaimana mestinya. Bahkan, muncul dugaan adanya tindakan yang mengarah pada korupsi dan penyalahgunaan keuangan negara.

Baca Juga :  Retret Kepala Daerah Disorot Tajam: DPRD “Digiring” Sejalan dengan Presiden, Fungsi Pengawasan Terancam Lumpuh?

Masyarakat pun mendesak aparat penegak hukum dan instansi terkait untuk segera turun tangan melakukan audit dan investigasi menyeluruh. Transparansi dan akuntabilitas dinilai penting agar tidak terjadi kerugian negara yang lebih besar.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pemerintah desa maupun pengelola program belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut. (mediaviral.net)

banner 600x600

Berita Terkait

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu
Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain
PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi
Mengapa Bungkam? Dugaan Tertutupnya Informasi Dana BOS SDN 1 Hantatai Seret Disdikbud Lampung Barat dalam Sorotan
AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot
Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026
SD Negeri 02 Bumi Nabung Disorot Warga, Kondisi Gedung Memprihatinkan dan Membahayakan Siswa
Transparansi APBG Dipertanyakan, Warga Cot U Sibak Desak Audit Inspektorat atas Pengelolaan Sejak 2018

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:33 WIB

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:28 WIB

Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:24 WIB

PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:07 WIB

AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:02 WIB

Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026

Berita Terbaru