Diduga Dana Desa “Menguap”, Jalan Hancur 10 Tahun Dibiarkan! Warga Tanjung Serupa Murka: “Kami Tidak Butuh Janji!”

Jumat, 17 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Way Kanan, Lampung – MediaViral.net

Kesabaran warga Desa Tanjung Serupa SP 6B, Kecamatan Pakuan Ratu, Kabupaten Way Kanan, akhirnya mencapai batas. Jalan utama yang menghubungkan Dusun Tanjung Aman, Dusun Tanjung Sari, dan Dusun 2 Purwasari dibiarkan hancur selama hampir satu dekade tanpa sentuhan perbaikan.

Yang lebih menyakitkan, kerusakan ini terjadi di tengah rutin cairnya Dana Desa (DD) setiap tahun. Kondisi tersebut memicu dugaan kuat di tengah masyarakat: ke mana sebenarnya aliran dana tersebut?

banner 600x600

Jalan yang seharusnya menjadi urat nadi aktivitas warga kini berubah menjadi kubangan lumpur. Saat musim hujan, kondisinya kian parah—licin, berlubang, dan menyerupai kolam. Warga menyebut, melintasi jalan ini seperti mempertaruhkan keselamatan.

“Ini bukan jalan, ini kubangan! Anak-anak kami harus melewati ini setiap hari untuk sekolah. Kami lelah dengan janji kosong!” ujar salah satu warga dengan nada kesal.

Baca Juga :  Polda Banten Gelar Musrenbang Tahun 2024

Fakta di lapangan menunjukkan bahwa sejak tahun 2017 hingga 2026, tidak ada perbaikan signifikan. Bahkan, warga mengaku jalan tersebut tidak pernah sekalipun mendapat pengerasan dasar seperti batu.

Setiap kali dipertanyakan, Kepala Desa Mardiono disebut hanya memberikan jawaban yang sama: menunggu Dana Desa cair. Namun kenyataannya, hingga kini tidak ada realisasi.

“Dana desa itu selalu ada, kami tahu. Tapi kenapa jalan ini tetap hancur? Kami mulai curiga ada yang tidak beres,” tegas warga lainnya.

Tak hanya jalan, janji penerangan listrik yang digaungkan sejak 2017 pun tak kunjung terealisasi. Warga merasa seolah hidup dalam kegelapan—secara harfiah maupun dalam pelayanan.

Baca Juga :  Megawati: Kalau Tidak Ada Presiden Sukarno Kalian Masih Jadi Budak, Tantang Siapa Saja Bersejarah, Jujur Itu Pahit

Kondisi ini membuat masyarakat geram. Mereka secara terbuka mendesak Inspektorat, Kejaksaan Negeri, dan aparat kepolisian untuk segera turun tangan melakukan audit menyeluruh terhadap pengelolaan Dana Desa di Tanjung Serupa.

“Kami minta diperiksa! Kalau memang ada penyimpangan, tangkap! Jangan biarkan rakyat terus jadi korban,” seru warga.

Situasi ini menjadi tamparan keras bagi pemerintah daerah maupun pusat. Di saat Dana Desa digelontorkan untuk pembangunan dan kesejahteraan rakyat, justru di lapangan ditemukan kondisi yang bertolak belakang.

Kini, warga hanya menuntut satu hal sederhana: jalan yang layak dilalui. Bukan janji, bukan alasan—tetapi bukti nyata. (mediaviral.net)

banner 600x600

Berita Terkait

Dana BOS Rp45 Juta di SDN Mandaling Cikembar Disorot, Diduga Ada Rekayasa Laporan
Free Nutritious Meal Programme: A Strategic Engine for Indonesia’s Economic Power and Global Competitiveness
Dana BOS Rp232 Juta di SDN 1 Citamiang Disorot, Diduga Ada Rekayasa Laporan
Baru Seumur Jagung, Jembatan Desa Gobang Ambruk! Dalih “Bencana Alam” Picu Tanda Tanya Publik
Dana Desa Rp1,72 Miliar di Sirnagalih Diduga Jadi Bancakan, LBHK-Wartawan Jabar Siap Laporkan Kades ke Tipikor!
Darurat Korupsi Desa, Ratusan Kepala Desa Terseret Kasus
“Serbu” Jakarta! Bupati Lampung Barat Desak Kerja Sama dan Bantuan, DKI Tak Bisa Lagi Tutup Mata
Trinusa Pesisir Barat Siap “Kepung” KPK 21 April 2026, Bawa Dugaan Korupsi Daerah ke Pusat

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 05:34 WIB

Dana BOS Rp45 Juta di SDN Mandaling Cikembar Disorot, Diduga Ada Rekayasa Laporan

Sabtu, 18 April 2026 - 03:01 WIB

Free Nutritious Meal Programme: A Strategic Engine for Indonesia’s Economic Power and Global Competitiveness

Sabtu, 18 April 2026 - 01:33 WIB

Dana BOS Rp232 Juta di SDN 1 Citamiang Disorot, Diduga Ada Rekayasa Laporan

Sabtu, 18 April 2026 - 01:09 WIB

Baru Seumur Jagung, Jembatan Desa Gobang Ambruk! Dalih “Bencana Alam” Picu Tanda Tanya Publik

Sabtu, 18 April 2026 - 00:25 WIB

Darurat Korupsi Desa, Ratusan Kepala Desa Terseret Kasus

Berita Terbaru