Jayapura, Papua – MediaViral.net
Di tengah sorotan tajam terhadap isu keamanan di Papua, sebuah pemandangan tak biasa justru terjadi di Abepura. Bukan suara tegang atau patroli bersenjata, melainkan tawa riang anak-anak panti yang pecah saat personel Satgas Operasi Damai Cartenz datang membawa kepedulian.
Momen ini seolah menjadi “tamparan halus” bagi anggapan bahwa kehadiran aparat selalu identik dengan ketegangan. Di Panti Asuhan Pelangi, kehadiran mereka justru menghadirkan kehangatan yang lama dirindukan anak-anak.

Tak sekadar membagikan sembako dan makanan ringan, personel Satgas benar-benar “turun level”—bermain, bercanda, bahkan larut dalam dunia anak-anak melalui berbagai permainan interaktif. Suasana yang awalnya kaku berubah menjadi penuh tawa dan kedekatan emosional.
Kepala panti, Yudith M. Renda, tak mampu menyembunyikan rasa harunya.
“Ini bukan sekadar kunjungan. Ini adalah perhatian yang sangat berarti bagi anak-anak kami. Mereka merasa diperhatikan, dan itu sangat berharga,” ungkapnya.
Di balik kegiatan ini, tersimpan pesan kuat dari pimpinan operasi. Kepala Operasi Damai Cartenz, Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa pendekatan humanis bukan sekadar strategi, melainkan kebutuhan mendesak di Papua.
“Kami ingin menghapus jarak. Anak-anak ini harus merasakan bahwa negara hadir bukan untuk menakuti, tapi untuk melindungi dan merangkul,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Kepala Operasi, Adarma Sinaga, menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini akan terus digencarkan.
“Kalau bukan kita yang peduli, siapa lagi? Ini bukan hanya tugas, tapi tanggung jawab moral,” ujarnya.
Namun di balik kehangatan itu, terselip pertanyaan yang lebih besar: mengapa perhatian seperti ini baru terasa istimewa ketika datang dari aparat? Fakta bahwa anak-anak begitu antusias menunjukkan betapa mereka haus akan perhatian dan sentuhan kemanusiaan.
Kegiatan ditutup dengan foto bersama—senyum lebar anak-anak yang seolah menjadi simbol harapan baru. Sebuah pesan sederhana namun kuat: di tanah yang sering diberitakan penuh konflik, masih ada ruang untuk kepedulian tumbuh dan menyala.
Satgas Damai Cartenz kali ini tidak hanya menjaga keamanan—mereka mengirimkan pesan yang lebih dalam: bahwa pendekatan hati bisa jauh lebih kuat daripada sekadar kekuatan. (mediaviral.net)










