Wartawan Diduga Diintimidasi Saat Wawancara Anggota DPRD di PN Tanjungkarang

Selasa, 28 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung – MediaViral.net

Insiden dugaan intimidasi terhadap jurnalis terjadi di lingkungan Pengadilan Negeri (PN) Tanjungkarang, Selasa (21/04/2026). Peristiwa ini menimpa Edi, wartawan Harian Kandidat, saat menjalankan tugas peliputan.

Kejadian bermula ketika Edi berupaya mewawancarai anggota DPRD Kota Bandar Lampung dari Fraksi PKB, Robiatul Adawiyah, usai mengikuti persidangan kasus dugaan korupsi proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Pesawaran dengan terdakwa Syahril Taufik.

banner 600x600

Diketahui, terdakwa memiliki hubungan kekerabatan dengan Robiatul Adawiyah.

Saat dimintai keterangan, Robiatul menolak memberikan wawancara.
“Permisi, Mbak, izin wawancara sebentar,” ujar Edi.
Namun, ia langsung menanggapi singkat, “Tidak, saya tidak mau diwawancarai,” sambil berlalu meninggalkan lokasi.

Situasi kemudian memanas ketika seorang perempuan yang diduga kerabat Robiatul ikut campur. Dengan nada tinggi, ia melarang pengambilan gambar serta mempertanyakan identitas wartawan.

Baca Juga :  Beredar Video IRT di Bandar Lampung Ditembak Dikepala Oleh Pencuri Motor, Polisi Itu Hoax

“Ngapain video-video? Kalian tidak berhak. Kami ini bukan terdakwa. Siapa nama kamu? Oh dari Kandidat, tunggu saja ya,” ucapnya dengan nada ancaman.

Tidak berhenti di situ, perempuan tersebut diduga kembali mendatangi wartawan dan melakukan kontak fisik, sembari melontarkan ancaman akan melaporkan ke pihak kepolisian atas tuduhan pencemaran nama baik.

Peristiwa ini menjadi sorotan karena terjadi di ruang publik, saat jurnalis tengah menjalankan tugas profesinya yang dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Secara hukum, narasumber memang memiliki hak untuk menolak wawancara. Namun, tindakan yang mengarah pada intimidasi, ancaman, hingga dugaan menghalangi kerja jurnalistik berpotensi melanggar ketentuan hukum yang berlaku.

Baca Juga :  Desa Ciamis Sungkai Utara Bupati Diminta Bantuan Bangunan, dan APH Mohon Periksa Semua Bangunan yang Gunakan Anggaran Dana Desa, Masyarakat Yakin Tidak Sesuai RAB

Profil Singkat Robiatul Adawiyah

Robiatul Adawiyah merupakan anggota DPRD Kota Bandar Lampung dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Kehadirannya di persidangan SPAM Pesawaran disebut sebagai bentuk dukungan keluarga terhadap terdakwa.

Meski demikian, sebagai pejabat publik, keberadaannya tetap menjadi perhatian media, terutama dalam kasus yang berkaitan dengan dugaan korupsi yang menyangkut kepentingan masyarakat luas.


Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Robiatul Adawiyah maupun Fraksi PKB DPRD Kota Bandar Lampung terkait insiden tersebut. (mediaviral.net)

banner 600x600

Berita Terkait

Ratusan Satpol PP Provinsi Lampung Unjuk Rasa di Kantor Gubernur, Desak M. Zulkarnain Mundur
Masalah Banjir, BBWS Mesuji–Sekampung Siapkan Master Plan Rp5 Miliar untuk Bandar Lampung
Soal Hak Siswa, FAMS Minta Gubernur Banten Turun Tangan
Warga Pertanyakan Dana Ketahanan Pangan Rp150 Juta di Desa Rejo Mulyo, Kandang Ada, Kambing Tak Kunjung Datang
Diduga Toko Elektronik Disulap Jadi THM Ilegal, Aroma “Backing” Oknum APH Menguat di Perdagangan I
Ardito Wijaya Dipindahkan ke Rutan Way Huwi: Publik Desak KPK Bertindak Lebih Tegas, Tangkap Semua Kepala Daerah di Lampung
Motor Hilang di Parkiran Klinik Kaira, Pelaku Berhasil Ditangkap Polisi
“Jangan Tebang Pilih!” Kejati Lampung Disorot, Publik Desak Pejabat Aktif Juga Disikat

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 23:00 WIB

Ratusan Satpol PP Provinsi Lampung Unjuk Rasa di Kantor Gubernur, Desak M. Zulkarnain Mundur

Rabu, 29 April 2026 - 22:55 WIB

Masalah Banjir, BBWS Mesuji–Sekampung Siapkan Master Plan Rp5 Miliar untuk Bandar Lampung

Rabu, 29 April 2026 - 22:49 WIB

Soal Hak Siswa, FAMS Minta Gubernur Banten Turun Tangan

Rabu, 29 April 2026 - 22:43 WIB

Warga Pertanyakan Dana Ketahanan Pangan Rp150 Juta di Desa Rejo Mulyo, Kandang Ada, Kambing Tak Kunjung Datang

Rabu, 29 April 2026 - 22:37 WIB

Diduga Toko Elektronik Disulap Jadi THM Ilegal, Aroma “Backing” Oknum APH Menguat di Perdagangan I

Berita Terbaru

Daerah

Soal Hak Siswa, FAMS Minta Gubernur Banten Turun Tangan

Rabu, 29 Apr 2026 - 22:49 WIB