Masalah Banjir, BBWS Mesuji–Sekampung Siapkan Master Plan Rp5 Miliar untuk Bandar Lampung

Rabu, 29 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung – MediaViral.net

Polemik penanganan banjir di Kota Bandar Lampung akhirnya mendapat respons cepat. Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji–Sekampung langsung bergerak setelah sorotan dari Wali Kota Eva Dwiana.

Tak ingin polemik berlarut, BBWS bersama instansi terkait segera menggelar rapat koordinasi guna memperkuat langkah penanganan banjir yang lebih terintegrasi. Pemerintah pusat pun mengambil peran strategis dengan menyiapkan peta besar penanganan jangka menengah hingga panjang melalui penyusunan master plan pengendalian banjir Kota Bandar Lampung.

banner 600x600

Pelaksana Tugas Direktur Sungai dan Pantai Ditjen SDA Kementerian Pekerjaan Umum, Mochammad Dian Alma’ruf, memastikan dokumen strategis tersebut mulai dianggarkan pada 2026 dengan nilai sekitar Rp5 miliar.

“Anggarannya kita siapkan tahun 2026 dan segera dilaksanakan. Targetnya Desember sudah rampung,” ujarnya di Kantor BBWS Mesuji–Sekampung, Rabu (29/4/2026).

Baca Juga :  Antisipasi Terjadinya Kemacetan Arus Lalulintas Malam Takbiran, Polres Kobar Turunkan Personel Untuk Pengamanan

Menurut Dian, master plan ini akan menjadi fondasi utama penanganan banjir yang selama ini dinilai belum terarah. Dokumen tersebut akan memuat pemetaan detail wilayah rawan banjir hingga kebutuhan intervensi teknis di lapangan.

“Mulai dari pembebasan lahan, peninggian tanggul, pembangunan tanggul baru, normalisasi sungai, sampai sistem polder. Semua akan berbasis data,” tegasnya.

Ia menambahkan, dengan adanya master plan, pemerintah dapat memastikan setiap langkah penanganan dilakukan secara tepat sasaran dan tidak lagi bersifat tambal sulam.

Tak berhenti di situ, penyusunan dokumen juga akan dilanjutkan ke tahap desain dasar (basic design). Direktorat Bina Teknik akan melakukan kajian teknis, baik melalui Balai Teknik maupun melibatkan konsultan profesional.

Baca Juga :  Polres Kobar Siap Memberikan Pengamanan Dalam Acara Kalteng Bersholawat di Lapangan Sampuraga Lama

“Opsinya bisa lewat Balai Teknik atau konsultan, tergantung kebutuhan di lapangan,” jelasnya.

Namun, Dian mengingatkan bahwa penanganan banjir tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah pusat. Peran pemerintah daerah tetap krusial, terutama dalam urusan pembebasan lahan dan penanganan dampak sosial.

Saat ini, BBWS Mesuji–Sekampung mulai menjalin komunikasi intensif dengan Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Kota Bandar Lampung guna memastikan kolaborasi berjalan optimal.

“Kami harap setelah master plan selesai, daerah bisa memperkuat dukungan, terutama soal lahan dan sosial. Infrastruktur akan kami dorong dari pusat,” pungkasnya. (mediaviral.net)

banner 600x600

Berita Terkait

Ratusan Satpol PP Provinsi Lampung Unjuk Rasa di Kantor Gubernur, Desak M. Zulkarnain Mundur
Soal Hak Siswa, FAMS Minta Gubernur Banten Turun Tangan
Warga Pertanyakan Dana Ketahanan Pangan Rp150 Juta di Desa Rejo Mulyo, Kandang Ada, Kambing Tak Kunjung Datang
Diduga Toko Elektronik Disulap Jadi THM Ilegal, Aroma “Backing” Oknum APH Menguat di Perdagangan I
Ardito Wijaya Dipindahkan ke Rutan Way Huwi: Publik Desak KPK Bertindak Lebih Tegas, Tangkap Semua Kepala Daerah di Lampung
Motor Hilang di Parkiran Klinik Kaira, Pelaku Berhasil Ditangkap Polisi
“Jangan Tebang Pilih!” Kejati Lampung Disorot, Publik Desak Pejabat Aktif Juga Disikat
Bupati Berharap KONI Lampung Utara Maju dan Cetak Prestasi Baru di Porprov November 2026

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 23:00 WIB

Ratusan Satpol PP Provinsi Lampung Unjuk Rasa di Kantor Gubernur, Desak M. Zulkarnain Mundur

Rabu, 29 April 2026 - 22:55 WIB

Masalah Banjir, BBWS Mesuji–Sekampung Siapkan Master Plan Rp5 Miliar untuk Bandar Lampung

Rabu, 29 April 2026 - 22:49 WIB

Soal Hak Siswa, FAMS Minta Gubernur Banten Turun Tangan

Rabu, 29 April 2026 - 22:43 WIB

Warga Pertanyakan Dana Ketahanan Pangan Rp150 Juta di Desa Rejo Mulyo, Kandang Ada, Kambing Tak Kunjung Datang

Rabu, 29 April 2026 - 22:37 WIB

Diduga Toko Elektronik Disulap Jadi THM Ilegal, Aroma “Backing” Oknum APH Menguat di Perdagangan I

Berita Terbaru

Daerah

Soal Hak Siswa, FAMS Minta Gubernur Banten Turun Tangan

Rabu, 29 Apr 2026 - 22:49 WIB