Warga Pertanyakan Dana Ketahanan Pangan Rp150 Juta di Desa Rejo Mulyo, Kandang Ada, Kambing Tak Kunjung Datang

Rabu, 29 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mesuji, Lampung – MediaViral.net

Warga Desa Rejo Mulyo, Kecamatan Way Serdang, Kabupaten Mesuji, mempertanyakan realisasi anggaran ketahanan pangan yang bersumber dari Dana Desa (DD) tahun 2025. Pasalnya, hingga memasuki tahun 2026, program pengadaan kambing yang direncanakan belum juga terealisasi.

Berdasarkan penelusuran pada 25 April 2026, total anggaran ketahanan pangan tersebut mencapai Rp150.000.000 atau sebesar 25 persen dari Dana Desa. Dari jumlah itu, sekitar Rp50.000.000 digunakan untuk pembangunan kandang, sedangkan sisanya direncanakan untuk pembelian sekitar 40 ekor kambing.

banner 600x600

Namun hingga saat ini, kandang yang telah dibangun masih kosong tanpa adanya ternak kambing. Kondisi tersebut menimbulkan tanda tanya dan keresahan di tengah masyarakat.

Baca Juga :  AJP Resmi Seret Dugaan Korupsi Miliaran di Sekretariat DPRD Lampung Barat ke Kejaksaan

Kepala Desa Rejo Mulyo, Sukiman, saat dikonfirmasi awak media membenarkan adanya program tersebut. Ia menjelaskan bahwa anggaran telah disalurkan melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk mendukung program ketahanan pangan.

“Iya benar, anggaran tersebut kami salurkan ke BUMDes untuk ketahanan pangan, yaitu pembelian kambing dan pembuatan kandang. Namun karena pengurus yang menangani program tersebut merantau, pembelian kambing belum terlaksana. Baru pembuatan kandang saja,” ujar Sukiman.

Penjelasan tersebut justru menimbulkan kekecewaan di kalangan warga. Mereka menilai alasan tersebut tidak dapat dibenarkan, mengingat anggaran telah dicairkan sejak tahun sebelumnya.

Baca Juga :  Sambut BRB 2024, PSHT Ponorogo Gelar Sunatan Masal

“Kenapa bisa ada kandang, tapi tidak ada kambingnya? Padahal anggaran sudah jelas di tahun 2025. Sementara desa lain sudah berjalan dan bahkan hasilnya sudah bisa dijual,” ungkap salah satu warga dengan nada kesal.

Warga berharap pihak-pihak terkait, termasuk pemerintah daerah dan instansi pengawas, segera turun tangan untuk melakukan pemeriksaan langsung ke Desa Rejo Mulyo. Mereka juga meminta adanya tindakan tegas agar penggunaan anggaran desa tidak disalahgunakan dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kami minta ditindak tegas, jangan sampai ini jadi ajang aji mumpung,” tutup warga. (mediaviral.net)

banner 600x600

Berita Terkait

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu
Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain
PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi
Mengapa Bungkam? Dugaan Tertutupnya Informasi Dana BOS SDN 1 Hantatai Seret Disdikbud Lampung Barat dalam Sorotan
AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot
Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026
SD Negeri 02 Bumi Nabung Disorot Warga, Kondisi Gedung Memprihatinkan dan Membahayakan Siswa
Transparansi APBG Dipertanyakan, Warga Cot U Sibak Desak Audit Inspektorat atas Pengelolaan Sejak 2018

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:33 WIB

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:28 WIB

Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:24 WIB

PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:07 WIB

AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:02 WIB

Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026

Berita Terbaru