Air Mata Haru di Abepura: Saat Polisi Tak Datang dengan Senjata, Tapi Membawa Kepedulian untuk Anak Papua

Jumat, 17 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura, Papua – MediaViral.net

Di tengah sorotan tajam terhadap isu keamanan di Papua, sebuah pemandangan tak biasa justru terjadi di Abepura. Bukan suara tegang atau patroli bersenjata, melainkan tawa riang anak-anak panti yang pecah saat personel Satgas Operasi Damai Cartenz datang membawa kepedulian.

Momen ini seolah menjadi “tamparan halus” bagi anggapan bahwa kehadiran aparat selalu identik dengan ketegangan. Di Panti Asuhan Pelangi, kehadiran mereka justru menghadirkan kehangatan yang lama dirindukan anak-anak.

banner 600x600

Tak sekadar membagikan sembako dan makanan ringan, personel Satgas benar-benar “turun level”—bermain, bercanda, bahkan larut dalam dunia anak-anak melalui berbagai permainan interaktif. Suasana yang awalnya kaku berubah menjadi penuh tawa dan kedekatan emosional.

Baca Juga :  Menteri Kebudayaan RI Apresiasi Grebeg Suro Ponorogo 2025

Kepala panti, Yudith M. Renda, tak mampu menyembunyikan rasa harunya.

“Ini bukan sekadar kunjungan. Ini adalah perhatian yang sangat berarti bagi anak-anak kami. Mereka merasa diperhatikan, dan itu sangat berharga,” ungkapnya.

Di balik kegiatan ini, tersimpan pesan kuat dari pimpinan operasi. Kepala Operasi Damai Cartenz, Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa pendekatan humanis bukan sekadar strategi, melainkan kebutuhan mendesak di Papua.

“Kami ingin menghapus jarak. Anak-anak ini harus merasakan bahwa negara hadir bukan untuk menakuti, tapi untuk melindungi dan merangkul,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi, Adarma Sinaga, menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini akan terus digencarkan.

“Kalau bukan kita yang peduli, siapa lagi? Ini bukan hanya tugas, tapi tanggung jawab moral,” ujarnya.

Namun di balik kehangatan itu, terselip pertanyaan yang lebih besar: mengapa perhatian seperti ini baru terasa istimewa ketika datang dari aparat? Fakta bahwa anak-anak begitu antusias menunjukkan betapa mereka haus akan perhatian dan sentuhan kemanusiaan.

Baca Juga :  Diduga “Bancakan” Dana Desa 2025, Kades Way Isem Disorot! Anggaran Ratusan Juta Dipertanyakan, Hasil Tak Terlihat

Kegiatan ditutup dengan foto bersama—senyum lebar anak-anak yang seolah menjadi simbol harapan baru. Sebuah pesan sederhana namun kuat: di tanah yang sering diberitakan penuh konflik, masih ada ruang untuk kepedulian tumbuh dan menyala.

Satgas Damai Cartenz kali ini tidak hanya menjaga keamanan—mereka mengirimkan pesan yang lebih dalam: bahwa pendekatan hati bisa jauh lebih kuat daripada sekadar kekuatan. (mediaviral.net)

banner 600x600

Berita Terkait

Dana BOS Rp45 Juta di SDN Mandaling Cikembar Disorot, Diduga Ada Rekayasa Laporan
Free Nutritious Meal Programme: A Strategic Engine for Indonesia’s Economic Power and Global Competitiveness
Dana BOS Rp232 Juta di SDN 1 Citamiang Disorot, Diduga Ada Rekayasa Laporan
Baru Seumur Jagung, Jembatan Desa Gobang Ambruk! Dalih “Bencana Alam” Picu Tanda Tanya Publik
Dana Desa Rp1,72 Miliar di Sirnagalih Diduga Jadi Bancakan, LBHK-Wartawan Jabar Siap Laporkan Kades ke Tipikor!
Darurat Korupsi Desa, Ratusan Kepala Desa Terseret Kasus
“Serbu” Jakarta! Bupati Lampung Barat Desak Kerja Sama dan Bantuan, DKI Tak Bisa Lagi Tutup Mata
Trinusa Pesisir Barat Siap “Kepung” KPK 21 April 2026, Bawa Dugaan Korupsi Daerah ke Pusat

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 05:34 WIB

Dana BOS Rp45 Juta di SDN Mandaling Cikembar Disorot, Diduga Ada Rekayasa Laporan

Sabtu, 18 April 2026 - 03:01 WIB

Free Nutritious Meal Programme: A Strategic Engine for Indonesia’s Economic Power and Global Competitiveness

Sabtu, 18 April 2026 - 01:33 WIB

Dana BOS Rp232 Juta di SDN 1 Citamiang Disorot, Diduga Ada Rekayasa Laporan

Sabtu, 18 April 2026 - 01:09 WIB

Baru Seumur Jagung, Jembatan Desa Gobang Ambruk! Dalih “Bencana Alam” Picu Tanda Tanya Publik

Sabtu, 18 April 2026 - 00:25 WIB

Darurat Korupsi Desa, Ratusan Kepala Desa Terseret Kasus

Berita Terbaru