Azan Tertutup Musik: Lomba Senam Pamer Pantat Ibu-Ibu yang Bohai di Balai Rakyat OKU Timur di Kritik

Kamis, 24 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oku Timur/Sumatra Selatan, mediaviral.net

Kegiatan lomba senam yang digelar oleh Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten OKU Timur mendapat sorotan tajam dari masyarakat. Pasalnya, kegiatan yang berlangsung di Balai Rakyat Pemkab OKU Timur pada Senin (22/7) tersebut dinilai kurang menghormati waktu ibadah, khususnya saat azan Ashar berkumandang.

Menurut sejumlah saksi mata, saat azan Ashar terdengar dari musholla yang berada di sekitar lokasi acara, panitia lomba tetap memutar musik senam dengan volume tinggi. Musik berirama cepat dan keras itu bahkan terdengar lebih dominan dibandingkan suara azan, sehingga mengganggu kekhusyukan umat Muslim yang hendak melaksanakan salat. “Kami sangat menyayangkan hal ini. Mestinya kegiatan dihentikan sejenak atau paling tidak volumenya dikecilkan saat azan. Ini kan dekat sekali dengan musholla,” ujar seorang pegawai di lingkungan Pemkab yang enggan disebutkan namanya.

banner 600x600
Baca Juga :  Guna Mengetahui Penyelenggaraan Anggaran Bidang Operasional dan Pembinaan, Kapolres Kobar Hadiri Pembukaan Taklimat Awal Audit Kinerja Irwasum Polri 2024

Sementara, Ketua PD IWO OKU Timur, Syupriadi menilai bahwa kejadian ini mencerminkan kurangnya kepekaan panitia terhadap nilai-nilai religi yang menjadi bagian penting dari budaya masyarakat OKU Timur. “Senam itu sehat, tapi harus tetap punya etika. Jangan sampai semangat olahraga mengalahkan penghormatan terhadap ibadah,” katanya.

Baca Juga :  Suami Istri Sekda, Istri di Tangkap Kasus Korupsi, Saat di Borgol Salam Dua Jari, Pejabat Sampah, Keturunan Moyang Perampok

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Perwosi OKU Timur maupun dari pemerintah daerah mengenai hal tersebut.

Kejadian ini diharapkan menjadi pelajaran penting bagi semua pihak agar kegiatan yang bersifat hiburan dan olahraga tetap berjalan seiring dengan nilai-nilai kesopanan dan toleransi keagamaan, khususnya di wilayah yang mayoritas penduduknya memeluk agama Islam. (*)

banner 600x600

Berita Terkait

“Bau Pembungkaman Pers?” LSM Libra Indonesia Ancam Wartawan, Redaksi Pewarta: Jangan Gunakan Hukum untuk Bungkam Kritik!
AJP Pertanyakan Kelanjutan Laporan Dugaan Korupsi DPRD Lampung Barat, Publik Menunggu Ketegasan Kejaksaan
Skandal Renovasi Bendungan Air Alas? Diduga Gunakan Material Sungai Tanpa Transparansi
Skandal Memalukan! Oknum Pegawai Rutan Diduga Terlibat Upaya Penyelundupan Sabu ke Dalam Lapas Kotabumi, 40 Paket Narkoba Digagalkan
BMKG Waspadai “Godzilla El Niño” 2026: Ancaman Kemarau Ekstrem Mengintai, Polda Lampung Minta Warga Siaga Penuh!
Geger Desa Peucangpari! Dugaan Penyimpangan BLT DD 2020–2023 Menguat, Warga Minta Audit Menyeluruh
MoU Pemkab OKU Timur dan Kejaksaan Negeri Diperbarui, Perkuat Sinergi Bidang Hukum Perdata dan TUN
Sinergi Polres Lampung Utara dan Lapas Kotabumi Gagalkan Penyelundupan Sabu

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 00:17 WIB

“Bau Pembungkaman Pers?” LSM Libra Indonesia Ancam Wartawan, Redaksi Pewarta: Jangan Gunakan Hukum untuk Bungkam Kritik!

Rabu, 15 April 2026 - 19:28 WIB

AJP Pertanyakan Kelanjutan Laporan Dugaan Korupsi DPRD Lampung Barat, Publik Menunggu Ketegasan Kejaksaan

Rabu, 15 April 2026 - 18:10 WIB

Skandal Renovasi Bendungan Air Alas? Diduga Gunakan Material Sungai Tanpa Transparansi

Rabu, 15 April 2026 - 17:56 WIB

Skandal Memalukan! Oknum Pegawai Rutan Diduga Terlibat Upaya Penyelundupan Sabu ke Dalam Lapas Kotabumi, 40 Paket Narkoba Digagalkan

Rabu, 15 April 2026 - 17:46 WIB

BMKG Waspadai “Godzilla El Niño” 2026: Ancaman Kemarau Ekstrem Mengintai, Polda Lampung Minta Warga Siaga Penuh!

Berita Terbaru