Desa Cihaur “Lari Kencang”, Pemerintah Daerah Dinilai Lamban: Jalan Rusak, Warga dan Pelajar Jadi Korban

Jumat, 17 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sukabumi, Jawa Barat — MediaViral.net

Di saat sejumlah desa masih berkutat dengan proses administrasi dan belum merampungkan pengajuan APBDes, Desa Cihaur, Kecamatan Simpenan justru telah menyelesaikan program Dana Desa (DD) tahap I tahun 2026.

Realisasi program tidak hanya selesai secara administratif, tetapi juga terlihat nyata di lapangan. Pembangunan infrastruktur hingga pengaspalan aset jalan desa mulai terealisasi, disertai penyaluran bantuan kepada masyarakat.

banner 600x600

Sekretaris Desa Cihaur, Asep Soleh, menyampaikan bahwa seluruh program tahap pertama berjalan lancar tanpa kendala berarti.

“Alhamdulillah, Dana Desa tahap I tahun 2026 sudah selesai. Tidak ada kendala di lapangan,” ujarnya saat dikonfirmasi di ruang kerjanya.


Anggaran Kecil, Hasil Maksimal

Meski pagu anggaran Dana Desa tahun 2026 tergolong kecil, Pemerintah Desa Cihaur mampu mengoptimalkan penggunaannya secara efektif.

Dana tersebut dialokasikan untuk:

Pembangunan infrastruktur desa

Bantuan bagi rumah tangga miskin (RTM)

Baca Juga :  Pelaku Korupsi Adalah Musuh Bangsa dan Negara, APH Lampura Diminta Periksa Semua Bangunan DD dan ADD di Desa Hanakau Jaya Sungkai Utara

Transparansi anggaran melalui baliho APBDes

Langkah ini menunjukkan bahwa keterbatasan anggaran tidak menjadi penghalang untuk memberikan hasil nyata bagi masyarakat.


Jalan Rusak Masih Jadi Persoalan Serius

Di balik capaian tersebut, kondisi jalan desa masih menjadi persoalan utama. Sebagian besar jalan masih berupa tanah labil yang sulit dilalui, terutama saat musim hujan.

Kondisi ini berdampak langsung pada aktivitas masyarakat, antara lain:

Kendaraan roda empat sulit melintas

Distribusi hasil pertanian terhambat

Aktivitas ekonomi terganggu

Anak-anak sekolah harus berjalan kaki hingga sekitar 5 kilometer

Situasi ini dinilai memprihatinkan dan membutuhkan perhatian serius dari pemerintah daerah.


Masyarakat Desak Pemerintah Segera Turun Tangan

Pemerintah Desa Cihaur bersama masyarakat berharap adanya perhatian dari Pemerintah Kabupaten Sukabumi hingga Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Mereka meminta agar pihak terkait dapat turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi jalan yang sebenarnya, sehingga penanganan dapat segera dilakukan.

Baca Juga :  Aliansi Masyarakat Anti Korupsi Kabupaten Batu Bara Apresiasi Kinerja Aparat Penegak Hukum Dalam Penanganan Kasus Kasus Korupsi P3K

Perbaikan infrastruktur jalan dinilai sangat penting untuk menunjang kelancaran ekonomi masyarakat, khususnya para petani, serta mendukung akses pendidikan bagi anak-anak di desa.


Mengacu pada Regulasi yang Berlaku

Pelaksanaan Dana Desa di Cihaur telah mengacu pada regulasi terbaru, yakni:

Kepmendes PDT Nomor 3 Tahun 2025 tentang ketahanan pangan

Permendesa PDT Nomor 3 Tahun 2025 tentang pendampingan masyarakat desa

Dengan keterbatasan anggaran, pemerintah desa tetap berupaya menjalankan program secara maksimal sesuai aturan.


Kesimpulan

Desa Cihaur telah menunjukkan kinerja yang baik dalam pengelolaan Dana Desa. Namun, tanpa dukungan dari pemerintah daerah dan provinsi, upaya pembangunan yang lebih luas akan sulit tercapai.

Perhatian dan tindakan nyata dari pihak terkait sangat dibutuhkan agar masyarakat tidak terus menghadapi kesulitan akibat kondisi infrastruktur yang belum memadai. (mediaviral.net)

banner 600x600

Berita Terkait

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu
Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain
PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi
Mengapa Bungkam? Dugaan Tertutupnya Informasi Dana BOS SDN 1 Hantatai Seret Disdikbud Lampung Barat dalam Sorotan
AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot
Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026
SD Negeri 02 Bumi Nabung Disorot Warga, Kondisi Gedung Memprihatinkan dan Membahayakan Siswa
Transparansi APBG Dipertanyakan, Warga Cot U Sibak Desak Audit Inspektorat atas Pengelolaan Sejak 2018

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:33 WIB

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:28 WIB

Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:24 WIB

PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:07 WIB

AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:02 WIB

Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026

Berita Terbaru