Aceh Tengah — MediaViral.net
Ketika banyak pihak sibuk dengan wacana dan janji, Polres Aceh Tengah justru memilih turun langsung ke jalan. Tanpa banyak retorika, aksi nyata kembali ditunjukkan melalui kegiatan “Jum’at Barokah” yang digelar pada Jumat (17/4/2026).
Sejak pukul 09.30 WIB, halaman depan Mako Polres Aceh Tengah berubah menjadi dapur kemanusiaan. Personel kepolisian bersama masyarakat terlihat memasak hingga membagikan bubur susu kacang hijau kepada warga yang melintas dan membutuhkan.

Kegiatan ini dipimpin Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhamad Taufiq, S.I.K., M.H., melalui Kasat Intelkam IPTU Denny Dharmawan, S.H., M.H., serta melibatkan organisasi kemasyarakatan GMNI yang turut ambil bagian langsung di lapangan.
Yang menarik, kegiatan ini bukan sekadar seremoni. Tidak ada jarak antara aparat dan masyarakat. Polisi yang biasanya identik dengan penegakan hukum, hari itu justru hadir sebagai pelayan yang menyentuh sisi kemanusiaan warga.
Di tengah kondisi ekonomi yang masih dirasakan berat oleh sebagian masyarakat, langkah sederhana seperti ini justru terasa lebih berarti dibanding sekadar pidato panjang tanpa realisasi.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat,” ujar IPTU Denny Dharmawan.
Pernyataan itu seolah menegaskan bahwa kehadiran negara tidak harus selalu dalam bentuk kebijakan besar, tetapi juga lewat aksi kecil yang langsung dirasakan.
“Jum’at Barokah” pun menjadi tamparan halus bagi pihak-pihak yang selama ini lebih banyak berbicara daripada berbuat. Ketika kepercayaan publik menjadi isu krusial, Polres Aceh Tengah memilih menjawabnya dengan tindakan nyata, bukan janji.
Ke depan, kegiatan ini direncanakan akan terus digelar secara rutin dengan melibatkan lebih banyak elemen masyarakat. Sebuah langkah kecil, namun berdampak besar dalam membangun kembali kedekatan antara aparat dan rakyat. (mediaviral.net)










