Jakarta, mediaviral.net
Organisasi internasional Heavenly Culture, World Peace, Restoration of Light (HWPL) menyuarakan keprihatinan mendalam atas eskalasi konflik bersenjata antara Israel dan Iran yang menimbulkan dampak kemanusiaan dan ancaman serius bagi stabilitas kawasan maupun perdamaian global.
Dalam pernyataan resmi yang dirilis bulan ini, HWPL mengecam keras kekerasan yang terus berlangsung dan menyerukan penghentian permusuhan secara segera. Organisasi yang berbasis di Korea Selatan itu menekankan pentingnya penyelesaian damai melalui jalur diplomasi, dialog, dan perundingan yang berlandaskan hukum internasional.

“Konflik kekerasan bukanlah solusi. Rakyat Israel dan Iran menginginkan perdamaian, sebagaimana masyarakat internasional mendambakan kembalinya stabilitas dan keamanan,” tegas HWPL dalam pernyataan tertulisnya.
Ketegangan antara Israel dan Iran meningkat tajam sejak 13 Juni 2025, saat Israel melancarkan serangan udara skala besar yang menargetkan sejumlah fasilitas strategis Iran, termasuk instalasi nuklir Natanz dan beberapa pangkalan militer utama. Serangan tersebut menyebabkan jatuhnya ribuan korban jiwa dan luka-luka, mayoritas dari kalangan sipil, serta menghancurkan infrastruktur vital kedua negara. HWPL menyebut dampaknya telah mencapai tingkat “keruntuhan sosial” yang memperburuk krisis kemanusiaan.
Masyarakat internasional pun merespons situasi ini dengan kekhawatiran. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan sejumlah negara besar dunia menyerukan agar kedua belah pihak menahan diri dan segera kembali ke meja perundingan demi mencegah meluasnya konflik.
HWPL, yang selama ini dikenal aktif dalam kampanye perdamaian global dan advokasi hukum perdamaian internasional, menyatakan komitmennya untuk terus bekerja sama dengan organisasi internasional, pemerintah, dan masyarakat sipil guna mendorong rekonsiliasi dan penyelesaian damai di kawasan.
“Kami percaya bahwa masa depan yang damai hanya dapat dibangun melalui dialog yang konstruktif dan penghormatan terhadap nilai-nilai kemanusiaan,” demikian disampaikan HWPL.
Pernyataan tersebut ditutup dengan ajakan agar komunitas global mendukung langkah-langkah damai serta memperkuat solidaritas untuk menghentikan kekerasan dan mencegah tragedi kemanusiaan yang lebih besar.*










