Wabup Syafrizal “Semprot” ASN: Jangan Main Data, Pengentasan Kemiskinan Harus Nyata!

Senin, 6 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batu Bara, Sumatera Utara – MediaViral.net

Suasana Apel Gabungan ASN di halaman Kantor Bupati Batu Bara, Senin (6/4/2026), mendadak terasa “panas” saat Wakil Bupati Syafrizal, S.E., M.AP., melontarkan peringatan keras kepada seluruh jajaran birokrasi.

Di hadapan Sekda, kepala OPD, camat, hingga ASN, Syafrizal menegaskan: tidak boleh lagi ada program pengentasan kemiskinan yang asal jalan, apalagi salah sasaran.

banner 600x600

“Jangan main-main dengan data! Jangan sampai anggaran besar, tapi masyarakat miskin tetap tidak tersentuh,” tegasnya dengan nada tinggi.

Pernyataan itu bukan tanpa alasan. Pemerintah pusat melalui Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 sudah memberi garis tegas: kemiskinan ekstrem harus diberantas. Namun di lapangan, masih kerap ditemukan program yang dinilai tidak tepat sasaran.

Baca Juga :  Bangunan Dana Desa Mulai dari Tahun 2016 -2025 Tidak Ada, yang Ada Bangunan Rumah Kades yang Mewah

Syafrizal pun “menyentil” kinerja perangkat daerah agar tidak sekadar menggugurkan kewajiban administratif. Ia menuntut penggunaan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai acuan mutlak.

“Kalau datanya salah, kebijakannya pasti salah. Ini yang harus kita benahi sekarang!” katanya.

Tak hanya itu, ia juga menyoroti pentingnya pemberdayaan perempuan. Program seperti KUBE dan PEKKA disebutnya bukan sekadar formalitas, melainkan harus benar-benar mampu mengangkat ekonomi keluarga.

Namun di balik capaian penghargaan Kabupaten Layak Anak (KLA), Wabup juga membuka fakta yang mengkhawatirkan: kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak justru meningkat dalam tiga tahun terakhir.

“Ini tidak boleh dianggap biasa. Ini darurat sosial yang harus kita tangani serius,” ujarnya.

Baca Juga :  Anggaran Iuran Guru PGRI OKI Sumatera Selatan 2025 Disorot Tajam: Minim Kegiatan, Transparansi Nihil, Dugaan Korupsi Makin Menguat

Sorotan juga diarahkan pada penanganan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS), termasuk ODGJ terlantar yang masih kerap luput dari perhatian. Ia menegaskan, tidak boleh ada lagi ego sektoral antar instansi.

“Kalau masih kerja sendiri-sendiri, jangan harap masalah ini selesai!” sindirnya tajam.

Menutup arahannya, Syafrizal mengingatkan ASN agar tidak menjadikan apel sebagai rutinitas tanpa makna. Ia menuntut perubahan nyata dalam pola kerja birokrasi.

“Rakyat tidak butuh janji. Rakyat butuh bukti!” pungkasnya.

Pernyataan keras ini menjadi sinyal kuat: Pemkab Batu Bara mulai serius menekan kinerja ASN, dan tak segan mengevaluasi jika program pengentasan kemiskinan masih berjalan di tempat. (mediaviral.net)

banner 600x600

Berita Terkait

“Bau Pembungkaman Pers?” LSM Libra Indonesia Ancam Wartawan, Redaksi Pewarta: Jangan Gunakan Hukum untuk Bungkam Kritik!
AJP Pertanyakan Kelanjutan Laporan Dugaan Korupsi DPRD Lampung Barat, Publik Menunggu Ketegasan Kejaksaan
Skandal Renovasi Bendungan Air Alas? Diduga Gunakan Material Sungai Tanpa Transparansi
Skandal Memalukan! Oknum Pegawai Rutan Diduga Terlibat Upaya Penyelundupan Sabu ke Dalam Lapas Kotabumi, 40 Paket Narkoba Digagalkan
BMKG Waspadai “Godzilla El Niño” 2026: Ancaman Kemarau Ekstrem Mengintai, Polda Lampung Minta Warga Siaga Penuh!
Geger Desa Peucangpari! Dugaan Penyimpangan BLT DD 2020–2023 Menguat, Warga Minta Audit Menyeluruh
MoU Pemkab OKU Timur dan Kejaksaan Negeri Diperbarui, Perkuat Sinergi Bidang Hukum Perdata dan TUN
Sinergi Polres Lampung Utara dan Lapas Kotabumi Gagalkan Penyelundupan Sabu

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 00:17 WIB

“Bau Pembungkaman Pers?” LSM Libra Indonesia Ancam Wartawan, Redaksi Pewarta: Jangan Gunakan Hukum untuk Bungkam Kritik!

Rabu, 15 April 2026 - 19:28 WIB

AJP Pertanyakan Kelanjutan Laporan Dugaan Korupsi DPRD Lampung Barat, Publik Menunggu Ketegasan Kejaksaan

Rabu, 15 April 2026 - 18:10 WIB

Skandal Renovasi Bendungan Air Alas? Diduga Gunakan Material Sungai Tanpa Transparansi

Rabu, 15 April 2026 - 17:56 WIB

Skandal Memalukan! Oknum Pegawai Rutan Diduga Terlibat Upaya Penyelundupan Sabu ke Dalam Lapas Kotabumi, 40 Paket Narkoba Digagalkan

Rabu, 15 April 2026 - 17:46 WIB

BMKG Waspadai “Godzilla El Niño” 2026: Ancaman Kemarau Ekstrem Mengintai, Polda Lampung Minta Warga Siaga Penuh!

Berita Terbaru