Bengkulu, 15 April 2026 – MediaViral.net
Renovasi Bendungan Air Alas di Desa Rantau Panjang, Kabupaten Seluma, kini menuai sorotan tajam. Proyek yang seharusnya menjadi kebanggaan daerah justru memunculkan dugaan kejanggalan yang mengundang tanda tanya besar.
Berdasarkan penelusuran awak Media Viral di lapangan pada Selasa, 14 April 2026, ditemukan indikasi bahwa material yang digunakan dalam proyek tersebut diduga diambil langsung dari aliran sungai di lokasi bendungan. Jika dugaan ini benar, hal tersebut berpotensi menimbulkan persoalan, baik dari sisi kualitas pekerjaan maupun kepatuhan terhadap aturan yang berlaku.

Saat hendak melakukan konfirmasi, pengawas proyek yang diketahui berinisial T tidak berada di lokasi. Upaya untuk menemui yang bersangkutan pun tidak membuahkan hasil. Lebih mengejutkan lagi, sejumlah pekerja di lokasi mengaku tidak mengetahui keberadaan maupun identitas pengawas tersebut.
Kondisi ini semakin menimbulkan tanda tanya. Pasalnya, proyek sebesar ini seharusnya berada di bawah pengawasan yang jelas dan terbuka.
Selain itu, di lokasi pekerjaan juga tidak terlihat adanya papan informasi proyek. Padahal, papan tersebut merupakan bentuk keterbukaan kepada publik terkait pelaksanaan kegiatan yang menggunakan anggaran negara.
Masyarakat pun mempertanyakan berbagai hal, di antaranya:
Berapa besar anggaran proyek yang digunakan
Siapa kontraktor atau pelaksana kegiatan
Berapa lama durasi pengerjaan
Dari mana sumber material yang digunakan
Seorang warga setempat mengungkapkan kekecewaannya.
“Ini proyek besar, tapi informasi tidak ada. Kami sebagai masyarakat jadi bertanya-tanya,” ujarnya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pihak yang berhasil dikonfirmasi, baik dari instansi terkait seperti PU Balai Sumatera VII maupun dari pihak kontraktor pelaksana.
Kondisi ini diharapkan menjadi perhatian pihak berwenang agar segera dilakukan klarifikasi dan pengawasan lebih lanjut, sehingga pelaksanaan proyek dapat berjalan sesuai aturan serta transparan kepada masyarakat. (mediaviral.net)










