Dana BOS Rp232 Juta di SDN 1 Citamiang Disorot, Diduga Ada Rekayasa Laporan

Sabtu, 18 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Purwakarta, Jawa Barat – MediaViral.net

Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Tahun 2025 di SD Negeri 1 Citamiang, Kecamatan Maniis, Kabupaten Purwakarta, tengah menjadi sorotan. Sekolah tersebut diketahui menerima dana BOS reguler sebesar Rp232.180.000, namun diduga terjadi ketidaksesuaian dalam laporan penggunaannya.

Dana BOS merupakan alokasi khusus nonfisik dari pemerintah untuk mendukung operasional sekolah, mulai dari kegiatan belajar mengajar, pembayaran honor, hingga pemeliharaan sarana dan prasarana.

banner 600x600

Berdasarkan data yang dihimpun, SD Negeri 1 Citamiang dengan jumlah sekitar 494 siswa melaporkan penggunaan dana BOS tahun 2025 dengan total Rp178.803.000. Rinciannya antara lain:

Penerimaan peserta didik baru: Rp480.000

Pengembangan perpustakaan: Rp22.991.000

Kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler: Rp7.035.000

Asesmen/evaluasi pembelajaran: Rp15.652.800

Administrasi kegiatan sekolah: Rp18.704.600

Baca Juga :  Sat Narkoba Polres OKI Amankan Warga Desa SP.3 Panca Warna Pedamaran Timur Karena Kepemilikan Narkoba

Pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan: Rp5.065.000

Langganan daya dan jasa: Rp7.182.600

Pemeliharaan sarana dan prasarana: Rp40.072.000

Pembayaran honor: Rp61.620.000

Namun, muncul dugaan adanya rekayasa laporan penggunaan dana tersebut. Hal ini diungkapkan oleh Syahrul, SH., MH., selaku advokat dari LBHK-Wartawan Indramayu dalam konferensi pers baru-baru ini.

Menurutnya, terdapat indikasi bahwa tidak seluruh penggunaan dana BOS dilaporkan secara transparan melalui aplikasi resmi kementerian. Bahkan, diduga ada kegiatan yang dibiayai dari dana BOS namun tidak dicantumkan dalam laporan, sehingga berpotensi merugikan keuangan negara.

“Jika dugaan ini benar, maka hal tersebut merupakan pelanggaran serius karena tidak sesuai dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana BOS,” ujarnya.

LBHK-Wartawan Indramayu menyatakan saat ini tengah mengumpulkan berbagai alat bukti, baik dari dalam maupun luar lingkungan sekolah. Mereka juga membuka ruang bagi masyarakat dan orang tua siswa yang memiliki informasi tambahan.

Baca Juga :  Dua Orang Pelaku Rampok Uang Rakyat Ditangkap dan Dijebloskan Kepenjara Oleh Kajari Lampura Kasus Rehab RSUD Mayjend Ryacudu Tahun Anggaran 2022

Tak hanya itu, lembaga tersebut berencana melaporkan kasus ini ke Unit Tipikor Polres Purwakarta, Polda Jawa Barat, serta Kejaksaan Negeri dan Kejaksaan Tinggi Jawa Barat.

Pihaknya berharap aparat penegak hukum dapat segera melakukan penyelidikan secara menyeluruh. Jika terbukti terjadi penyimpangan, maka pihak yang terlibat harus mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku.

Sementara itu, upaya konfirmasi yang dilakukan wartawan ke pihak sekolah belum membuahkan hasil. Kepala SD Negeri 1 Citamiang tidak berada di tempat saat didatangi. (mediaviral.net)

banner 600x600

Berita Terkait

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu
Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain
PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi
Mengapa Bungkam? Dugaan Tertutupnya Informasi Dana BOS SDN 1 Hantatai Seret Disdikbud Lampung Barat dalam Sorotan
AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot
Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026
SD Negeri 02 Bumi Nabung Disorot Warga, Kondisi Gedung Memprihatinkan dan Membahayakan Siswa
Transparansi APBG Dipertanyakan, Warga Cot U Sibak Desak Audit Inspektorat atas Pengelolaan Sejak 2018

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:33 WIB

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:28 WIB

Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:24 WIB

PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:07 WIB

AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:02 WIB

Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026

Berita Terbaru