Diduga Jadi “Sarang Narkoba”, Lapas Kayuagung Diguncang Isu Suap Rp200 Juta: Oknum KPLP YP Diseret ke Pusaran Skandal

Sabtu, 18 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OKI, Sumatera Selatan – MediaViral.net

Tembok tinggi penjara yang seharusnya menjadi simbol pembinaan, kini justru diterpa isu memalukan. Lapas Kayuagung diduga kuat berubah menjadi “zona nyaman” bagi peredaran narkoba—bahkan disebut-sebut tak lepas dari permainan oknum internal.

Isu panas ini mencuat setelah beredar kabar adanya aliran dana fantastis Rp200 juta yang diduga mengalir ke kantong seorang oknum Kepala Pengamanan Lapas (KPLP) berinisial YP, pada Jumat (17/4/2026). Uang tersebut diduga menjadi “tiket VIP” bagi masuknya sabu ke dalam lapas tanpa hambatan berarti.

banner 600x600

Gelombang kecurigaan publik makin membesar usai berbagai unggahan viral di TikTok membongkar dugaan praktik gelap di balik jeruji. Narasi yang beredar bahkan menyebut lapas tersebut bukan lagi sekadar tempat pembinaan, melainkan diduga telah bertransformasi menjadi “markas operasi” jaringan narkotika.

Baca Juga :  Kepala SDN 15 Kayuagung Diduga “Jarang Ngantor”, Publik Soroti Bau Tak Sedap Pengelolaan Dana BOS

Seorang sumber internal yang meminta identitasnya dirahasiakan mengungkap dugaan yang lebih mencengangkan. Ia menyebut aliran dana itu bukan sekadar isu, melainkan bagian dari skema terstruktur yang melibatkan jaringan bandar.

“Ini bukan cerita baru. Disebut-sebut ada setoran besar agar jalur masuk barang tetap ‘aman’. Nilainya sampai ratusan juta,” ujarnya.

Ironisnya, sehari sebelum isu ini meledak, pihak lapas sempat melakukan razia dan menemukan sejumlah telepon seluler di tangan warga binaan. Barang tersebut diduga menjadi alat komunikasi utama dalam mengendalikan jaringan narkoba dari balik sel.

Tak butuh waktu lama, sekitar 10 warga binaan yang diduga terhubung dengan jaringan tersebut langsung dipindahkan ke lapas lain. Namun, langkah ini justru memunculkan tanda tanya: apakah ini penindakan serius, atau sekadar upaya meredam situasi?

Baca Juga :  Operasi Pekat Krakatau 2025: Bongkar Ratusan Kasus, Polda Lampung Tetap Terbuka Terima Kritikan Untuk Kebaikan

Hingga kini, belum ada klarifikasi resmi dari pihak pengelola lapas terkait dugaan suap dan peredaran narkoba yang kian liar diperbincangkan. Sikap bungkam ini justru mempertebal kecurigaan publik bahwa ada sesuatu yang tengah disembunyikan.

Kasus ini berpotensi menjadi bom waktu bagi dunia pemasyarakatan. Jika dugaan ini terbukti, maka bukan hanya pelanggaran hukum yang terjadi—melainkan juga indikasi rusaknya sistem pengawasan dari dalam.

Publik kini menuntut lebih dari sekadar razia dan pemindahan napi. Transparansi, investigasi menyeluruh, dan tindakan tegas terhadap oknum yang terlibat menjadi harga mati.

Pertanyaannya kini: siapa sebenarnya yang mengendalikan—narapidana, atau justru orang dalam? (mediaviral.net)

banner 600x600

Berita Terkait

Jalinsum Jadi “Jalur Maut”, Pengerukan Aspal Dibiarkan, Nyawa Melayang di Sumber Jaya
Retret di Akmil, Ketua DPRD Empat Lawang Digembleng: Siap Tegas Kawal Kekuasaan atau Sekadar Seremonial?
Dana BOS Rp45 Juta di SDN Mandaling Cikembar Disorot, Diduga Ada Rekayasa Laporan
Free Nutritious Meal Programme: A Strategic Engine for Indonesia’s Economic Power and Global Competitiveness
Dana BOS Rp232 Juta di SDN 1 Citamiang Disorot, Diduga Ada Rekayasa Laporan
Baru Seumur Jagung, Jembatan Desa Gobang Ambruk! Dalih “Bencana Alam” Picu Tanda Tanya Publik
Dana Desa Rp1,72 Miliar di Sirnagalih Diduga Jadi Bancakan, LBHK-Wartawan Jabar Siap Laporkan Kades ke Tipikor!
Darurat Korupsi Desa, Ratusan Kepala Desa Terseret Kasus

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 15:40 WIB

Jalinsum Jadi “Jalur Maut”, Pengerukan Aspal Dibiarkan, Nyawa Melayang di Sumber Jaya

Sabtu, 18 April 2026 - 14:42 WIB

Diduga Jadi “Sarang Narkoba”, Lapas Kayuagung Diguncang Isu Suap Rp200 Juta: Oknum KPLP YP Diseret ke Pusaran Skandal

Sabtu, 18 April 2026 - 14:35 WIB

Retret di Akmil, Ketua DPRD Empat Lawang Digembleng: Siap Tegas Kawal Kekuasaan atau Sekadar Seremonial?

Sabtu, 18 April 2026 - 03:01 WIB

Free Nutritious Meal Programme: A Strategic Engine for Indonesia’s Economic Power and Global Competitiveness

Sabtu, 18 April 2026 - 01:33 WIB

Dana BOS Rp232 Juta di SDN 1 Citamiang Disorot, Diduga Ada Rekayasa Laporan

Berita Terbaru