Serangan Brutal di Lumajang: Kades Sampurno Dibacok, Diduga Berawal dari Salah Paham

Kamis, 16 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lumajang, Jawa Timur – MediaViral.net

Aksi kekerasan kembali terjadi di wilayah Lumajang. Seorang kepala desa, Pak Kades Sampurno, menjadi korban penyerangan oleh sekelompok orang tak dikenal hingga mengalami luka serius di bagian kepala dan punggung.

Saat ini, korban tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Hartoyo Lumajang.

banner 600x600

Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Pras Ardinata, mengatakan bahwa korban awalnya mengira kedatangan para pelaku sebagai tamu.

“Korban mengira mereka datang untuk bertamu, namun para pelaku justru langsung melakukan penyerangan,” ujar AKP Pras.

Para pelaku yang berjumlah sekitar 10 hingga 15 orang itu menyerang korban menggunakan senjata tajam jenis celurit. Akibatnya, korban mengalami luka cukup serius dan harus mendapatkan penanganan medis.

Baca Juga :  Mencegah dan Meminimalisir Barang Ilegal Masuk Melalui Jalur Laut, Polsubsektor Kawasan Pelabuhan Kumai Melaksanakan Pengamanan

Setelah melakukan aksinya, para pelaku langsung melarikan diri dari lokasi kejadian.

Diduga Dipicu Salah Paham di Pengajian

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, peristiwa ini diduga dipicu oleh kesalahpahaman yang terjadi dalam sebuah acara pengajian di wilayah Ranuyoso.

Dalam kegiatan tersebut, korban disebut sempat menyampaikan teguran atau ucapan yang dianggap menyinggung oleh sekelompok orang. Teguran yang dinilai terlalu keras diduga memicu ketersinggungan hingga berujung konflik.

Sehari setelah pengajian, rombongan pelaku mendatangi rumah korban dengan alasan meminta klarifikasi. Korban sempat merespons dengan tenang dan bahkan menyampaikan permintaan maaf.

Namun, situasi tidak terkendali. Para pelaku yang diduga sudah tersulut emosi tetap melakukan pengeroyokan terhadap korban.

Korban Sebut Insiden sebagai Salah Paham

Setelah mendapatkan perawatan, Pak Kades Sampurno menyatakan bahwa kejadian tersebut merupakan bentuk “khilaf” dan “salah paham”. Ia juga enggan memperpanjang persoalan dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus kepada pihak kepolisian.

Baca Juga :  Kapolres Kobar Bersama PJU dan Forkopimda Meriahkan Fun Run Dalam Rangka HUT Bhayangkara ke-78

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku yang identitasnya telah diketahui. Mereka diduga berasal dari wilayah Jatiroto.

Polisi juga masih mendalami motif di balik kejadian tersebut untuk memastikan apakah ada faktor lain selain kesalahpahaman.

Terkait isu yang beredar di media sosial, seperti dugaan “jual tanah”, belum ditemukan bukti yang mendukung. Dugaan sementara mengarah pada konflik personal akibat ucapan yang dianggap menyinggung dalam acara keagamaan.

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi. (mediaviral.net)

banner 600x600

Berita Terkait

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu
Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain
PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi
Mengapa Bungkam? Dugaan Tertutupnya Informasi Dana BOS SDN 1 Hantatai Seret Disdikbud Lampung Barat dalam Sorotan
AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot
Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026
SD Negeri 02 Bumi Nabung Disorot Warga, Kondisi Gedung Memprihatinkan dan Membahayakan Siswa
Transparansi APBG Dipertanyakan, Warga Cot U Sibak Desak Audit Inspektorat atas Pengelolaan Sejak 2018

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:33 WIB

Oknum Anggota Polres Empat Lawang Diduga Diamankan Saat Berada di Rumah Bandar Sabu

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:28 WIB

Wartawan Bengkulu Laporkan Dugaan Pengancaman dengan Senjata Api, Nama TW Kembali Terseret Kasus Lain

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:24 WIB

PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:07 WIB

AJP Lampung Barat Somasi Peratin Sukabumi, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Disorot

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:02 WIB

Penyaluran Santunan 37 Anak Yatim/Piatu Desa Lhok Seutuy dari Dana Desa dan Infak Aparatur Desa Tahun 2026

Berita Terbaru